He Loves Me, He Loves Me Not?

Just because someone doesn’t love you the way you want them to, doesn’t mean they don’t love you with all they have – Unknown.

Dalam suatu hubungan, entah itu dalam hubungan pertemanan, hubungan romantis, perkawinan maupun orang tua – anak, kita cenderung untuk menyenangkan orang lain semampu kita.  Lalu, kenapa dalam hubungan juga terjadi banyak miskomunikasi tentang apa yang dirasakan dan muncul pertanyaan “sebenernya dia sayang gak sih?”. Tidak jarang pertanyaan ini menimbulkan konflik dalam suatu hubungan.

Nah, sambil kamu mencari jawaban bagaimana sebenarnya perasaan pasangan ke kamu, coba untuk jawab pertanyaan-pertanyaan ini:

  • Bagaimana cara kamu mengekspresikan perasaan kamu kepada orang lain?
  • Apa yang biasanya kamu keluhkan dari pengekspresian perasaan dari pasangan?
  • Apa yang seringkali kamu minta dari pasangan untuk mengekspresikan rasa sayangnya?

 

Sudah dijawab? J

Coba lihat lagi jawaban-jawaban kamu. Kebanyakan masalah dalam hubungan terjadi karena kita mengekspresikan rasa cinta kepada pasangan sesuai dengan bagaimana kita ingin dicintai, dan BUKAN dengan cara bagaimana pasangan ingin dicintai.

Perbedaan cara mencintai  ini seringkali memunculkan perasaan – perasaan tidak dicintai. Ketika perasaan ini disampaikan, seringkali juga membuat pasangan merasa usaha untuk menyampaikan rasa sayangnya tidak dihargai.

Apakah kamu memiliki masalah yang sama? ;)

Dr, Gary Chapman, seorang konselor perkawinan, dalam bukunya “The Five Love Language” mengemukakan bahwa ada 5 (lima) cara bagaimana seseorang mengekspresikan rasa cinta dan setiap masing-masing dari kita memiliki preferensi tertentu untuk merasa dicintai.

Apa saja 5 (lima) cara , atau yang ia sebut sebagai bahasa cinta, tersebut?

1.     Waktu yang berkualitas

Untuk orang yang memiliki preferensi ini, perhatian penuh pada dirinya akan membuat ia merasa dicintai. Aspek terpenting adalah “kebersamaan”:  memberikan perhatian penuh, menunjukkan kasih sayang dan menikmati kegiatan bersama.

Meluangkan waktu yang berkualitas dapat berupa komunikasi timbal balik (saling mendengarkan, saling membuka diri) dan melakukan kegiatan bersama yang disukai (nonton film, travelling, olah raga).

Kalau ini adalah bahasa cinta pasangan kamu, maka kamu dapat berdiskusi dengan pasangan kegiatan seperti apa yang ia ingin lakukan bersama kamu, diskusikan juga waktu dan tempatnya, apalagi kalau kalian berdua sama-sama sibuk dengan kegiatan masing-masing.

2.     Mendapatkan hadiah

Ini dapat dilakukan ketika kamu memiliki pasangan yang menyenangi hadiah dan kejutan. Memberi hadiah merupakan bahasa cinta yang paling mudah dipelajari. Namun, jangan salah mengerti bahwa hadiah disini seakan-akan pasangan kamu adalah pasangan yang materialistis ya.

Meskipun menyukai hadiah, orang yang memiliki bahasa cinta ini sebenarnya lebih melihat kesungguhan dan usaha yang dilakukan dibalik hadiah dan kejutan-nya. Karena itu, hadiah yang diberikan tidak harus sesuatu yg mahal. Bisa juga dalam bentuk hasil karya atau kehadiran pada momen penting.

Hadiah tersebut bisa saja hanya berupa rekaman suara nyanyian kamu untuk pasangan di voice notes dan kamu kirimkan. Lakukan hal yang membuat dia bisa merasa bahwa kamu mengingat pasangan kamu.

Pemberian hadiah akan semakin dihargai bila berupa ‘kejutan menyenangkan’. Kejutan disini bisa jadi sesuatu yang pasangan tidak sangka akan kamu lakukan lho.

3.     Kata-kata Afirmasi

Untuk orang dengan bahasa cinta ini kata – kata “action speak louder than words”  seringkali tidak berlaku. Jadi, selain perilaku, ungkapan verbal “aku sayang kamu” dalam bahasa apapun akan membuat dia merasa dicintai. Bentuk ungkapan afirmasi lainnya bisa berupa :

1. Kata-kata yang membesarkan hati

2. Ungkapan dengan nada suara lembut

3. Permintaan dengan kerendahan hati

4. Pujian (fisik, prestasi, bantuan)

Tentu saja ungkapan yang berasal dari hati dan bukan sekedar menyenangkan pasangan ya ;) . Berhubung tidak semua orang mudah mengekspresikan perasaan secara langsung, bisa diungkapkan dengan surat, kartu, sms, e-mail. Sekarang juga sudah banyak aplikasi untuk mengirim pesan dengan berbagai emoticon dan stiker untuk membantu menyampaikan pesan kamu kan.

Yang perlu diingat adalag kata – kata ini bertujuan untuk menyenangkan pasangan, bukan memenuhi kebutuhan pribadi.

4.     Sentuhan fisik

Sentuhan merupakan cara yang sangat efektif dalam mengkomunikasikan cinta, terutama bila sesuai dengan harapan pasangan.

Sentuhan fisik disini tidak selalu berhubungan dengan hubungan intim, namun, bisa berarti sentuhan-sentuhan kecil seperti memegang tangan, memeluk, memberikan ciuman ringan di kening, melingkarkan tangan di bahu atau pinggang, sentuhan ringan di wajah, dsb. Sentuhan-sentuhan yang menunjukkan perasaan sayang, kepedulian, dan cinta.

Bagi yang sudah menikah, sentuhan cinta dapat diekspresikan secara jelas dan dengan perhatian penuh, misalnya dalam memijit atau foreplay.

5.     Perilaku membantu

Pada umumnya istri bertanggung jawab mengurus rumah tangga, anak dan melayani suami. Padahal banyak istri yang berharap suami juga ikut membantu mereka.

Pemberian bantuan atau ‘servis’ akan memperkuat cinta bila dilakukan dengan senang hati (bukan karena rasa bersalah atau terpaksa) dan atas dasar permintaan (bukan perintah atau ancaman).

Kalau masih dalam masa pacaran, apakah mengantar pasangan berbelanja bisa dianggap sebagai perilaku membantu? Tentu saja jika itu yang diharapkan pleh pasangan.

Kata-kata yang ingin didengar oleh orang dengan bahasa cinta ini adalah “sini aku bantu”.  Perilaku ini akan membuat pasangan merasa dicintai ketika dilakukan karena rasa sayang dan bukan karena kewajiban untuk membantu.

 

Setelah mengetahui bahasa cinta ini, coba kenali bahasa cinta kamu dan pasangan. Setelah mengenali bahasa cinta ini, bukan berarti hubungan kalian akan lepas dari konflik, karena tetap saja ini semua melibatkan adanya perubahan dan kebiasaan baru yang membutuhkan waktu. Misalnya, kamu memiliki bahasa cinta “sentuhan fisik”, sementara pasangan kamu adalah orang yang tidak terbiasa dengan sentuhan. Nah lho, kalau begitu bagaimana?

Nah, giliran kamu dan pasangan untuk belajar berdiskusi dan menemukan jalan tengah. Kalau sudah ketemu, lakukan! :D

 

source:  http://pranikah.org/pranikah/dia-sebenernya-sayang-gak-sih/

Tagged: , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: