Surat Cinta Untuk Diri Sendiri

Iseng blogwalking, nemu blog nulis surat cinta untuk diri sendiri. Freak? Terserah. Menurut gue lucu aja. Gue jadi mau juga nulis buat diri sendiri. Lagipula, ini bukan kali pertama gue mau dan akhirnya menulis surat untuk diri gue sendiri. Dulu pernah, tapi di diary. Jadi, ya inilah.

 

Untuk: Anak Perempuan yang Sedang Berulangtahun

 

Hai, Khairunnisa Siregar.

Apa kabar? Hari ini ulangtahunmu yang ke-16 kan? Bagaimana ulangtahunmu? Menyenangkan atau malah menyedihkan? Hadiah apa yang kau dapat hari ini? Tak perlu khawatir, apapun yang terjadi hari ini hidupmu akan baik-baik saja.

 

Bagaimana sekolahmu? Sebentar lagi akan naik ke kelas 2 kan? Masih sering menangis setiap pulang sekolah? Tak perlu khawatir, nilai-nilai jelekmu itu tidak akan mempengaruh kelulusanmu nanti. Kau tetap akan menjadi mahasiswi PTN terbaik negeri ini.

Kau mengkhawatirkan ketidakmampuanmu memahami pelajaran-pelajaran hitung-hitunganmu? Tak perlu khawatir, ini bukan bidangmu. Kau akan mempelajari hal lain yang lebih menyenangkan nanti.

Teman-temanmu? Tak perlu khawatir, ini baru awal. Semakin lama kau akan semakin mempunyai banyak teman. Jangan terlalu ketus dengan orang. Teman-temanmu segan karena mereka melihatmu sebagai perempuan judes. Di masa perkuliahanmu pun kau tidak jauh berbeda. Kau akan mengenal lebih banyak orang, meski semua tidak dapat menjadi teman baikmu. Mungkin orang yang awalnya kau tidak suka bisa menjadi temanmu, atau sebaliknya. Jangan terlalu berlarut-larut membiarkan ketidaksukaanmu.

Percintaan? Hahaha. Lagi-lagi kukatakan kau tak perlu khawatir. Tak perlu merasa aneh karena di usiamu ke-16 kau tidak memiliki pasangan, sedangkan teman-temanmu memiliki pasangan. Hidupmu masih sangat panjang. Kau bahkan baru sekali menjalin hubungan. Akan ada laki-laki yang sangat menyayangimu, membutuhkanmu, dan menerimamu apa adanya tanpa harus menganggap dirimu aneh. Kau hanya butuh sabar.

Apa lagi yang kau pikirkan? Keluarga? Kau tak perlu khawatir. Keluargamu tetap mencintaimu meski bagi mereka akhir-akhir ini kau berubah menjadi anak yang sulit diatur dan semakin keras kepala. Keluargamu tetap mencintai meski kau mendapatkan nilai 0 pada ulangan matematikamu. Keluargamu akan terus mendukung keputusanmu, meski awalnya nanti akan ada pertentangan dari ayahmu, namun akhirnya ayahmu akan mendukungmu.

Apa kau masih tergila-gila dengan Taekwondo? Jika kau masih mencintai bela diri ini, teruskanlah. Suatu hari nanti, kau akan kehilangan kesempatan untuk bertanding di matras 8×8 yang dulu sering kau lakukan.

 

Kurasa cukup suratku untukmu yang sedang berulangtahun. Selamat ulangtahun. Jadilah anak perempuan yang tangguh dan jangan cengeng. Jaga diri. Kau boleh menangis karena hidupmu tidak sesuai harapanmu, tetapi jangan berlarut-larut. Kau harus bisa melewati semua fase dalam hidupmu.

 

Tertanda,

 

 

Dirimu di usia 22.

 

 

 

 

Tagged: , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: