Melihat Kekayaan Indonesia di Galeri Indonesia Kaya

Setelah puas menikmati enaknya gelato nitrogen cair di Ron’s Laboratoty yang gue ceritakan di sini, gue melangkahkan kaki ke Galeri Indonesia Kaya. Apa itu Galeri Indonesia Kaya? Galeri Indonesia Kaya adalah sebuah galeri berbasis teknologi digital yang memungkinkan kita mengenal dan mempelajari kebudayaan Indonesia yang dibangun oleh Djarum Foundation. Kalau menurut gue pribadi Galeri Indonesia Kaya ini semacam museum tapi bentuk digitalnya dan interaktif. Seru!

20140513-151120.jpg

Pasangan digital yang menyambut di pintu masuk

Di pintu masuk, kita akan disambut oleh tiga pasangan digital berpakaian adat yang akan menyambut kita dengan ucapan selamat datang dalam bahasa daerah masing-masing. Gak jauh dari pintu masuk, kita langsung melihat wayang-wayang yang menceritakan kisah Mahabarata. Di dalam Galeri Indonesia Kaya ada beberapa LCD yang berbeda-beda fungsi. LCD pertama yang gue lihat adalah Selaras Pakaian Adat. Kita bisa berfoto dengan pakaian adat pilihan kita sendiri dan dishare langsung ke Facebook, Twitter, atau hanya dikirim melalui email.

20140513-151129.jpg

Wayang Mahabarata

 

LCD kedua yang gue lihat yaitu Melodi Alunan Daerah. Di sini kita bisa mengenal dan memainkan alat musik daerah dalam bentuk digital yaitu kolintang, angklung, gamelan, dan kecapi. Selain memainkan lagu daerah, kita juga bisa memainkan alat musik digital ini sesuai mau kita. LCD ketiga adalah Kaca Pintar Indonesia. Kaca Pintar Indonesia berisi informasi pariwisata, kuliner, dan tradisi dari tiap daerah di Indonesia. Sayang, ada beberapa daerah yang informasinya kurang lengkap dan jelas.20140513-151105.jpg

Pernah bermain congklak? Di Galeri Indonesia Kaya kita juga bisa bermain congklak digital yang bisa dimainkan berdua maupun sendiri dengan komputer sebagai lawan mainnya. Di sebelah congklak digital, terdapat Layar Telaah Budaya yang terdiri dari sebuah layar dan beberapa kartu bergambar di laci-laci di bawah layar. Jika kita meletakkan salah satu kartu di layar tersebut maka akan muncul informasi. Contohnya gue mengambil kartu bergambar gamelan, maka di layar tersebut akan keluar berbagai penjelasan tentang gamelan.

20140513-151144.jpg

Congklak Digital

Terakhir, ada Jelajah Indonesia yang menjadi permainan favorit gue. Di Jelajah Indonesia kita dikasih waktu sekitar 10 menit untuk ‘terbang’ menjelajah Indonesia dan berkunjung dari satu tempat ke tempat lainnya. Setiap kita sampai di suatu tempat akan ada penjelasan tentang tempat tersebut. Di akhir permainan, akan ada skor yang muncul berapa tempat yang berhasil kita jelajahi.

20140513-151137.jpg

Galeri Indonesia Kaya juga punya auditorium yang biasa menampilkan pertunjukan. Waktu gue kesana, petugas Galeri Indonesia Kaya memberikan jadwal pertunjukan yang ada di auditorium selama bulan Mei. Biasanya pertunjukan ada di hari Sabtu dan Minggu jam 15.00 dan tanpa dipungut biaya. Untuk lebih jelasnya lagi bisa dicek di sini. Menuju pintu keluar galeri, ada lemari-lemari kaca yang isinya batik kudus dan mainan-mainan daerah.20140513-151209.jpg

Galeri Indonesia Kaya ini bagus banget karena informatif dan menarik. Banyak pengetahuan baru yang gue dapat dari sini. Gue baru tau kalau jumlah kamar di Rumah gadang itu ternyata sesuai dnegan jumlah perempuan di keluarga itu dari penjelasan di Jelajah Indonesia. Waktu gue ke sana cukup rame dan pengunjungnya terdiri dari mulai anak-anak, remaja, sampai orangtua. Mungkin kalau museum-museum lain dibuat menarik seperti Galeri Indonesia Kaya bakal banyak yang tertarik untuk berkunjung museum-museum lain untuk belajar kebudayaan Indonesia. Menurut gue, Galeri Indonesia Kaya berhasil membuat kita melihat kalau Indonesia itu benar-benar kaya.

 

 

 

Galeri Indonesia Kaya

Grand Indonesia Shopping Town West Mall

8th Floor

 

 

6 thoughts on “Melihat Kekayaan Indonesia di Galeri Indonesia Kaya

  1. nanoki May 15, 2014 at 4:58 PM Reply

    whoa.. itu keren banget, the new era of museum😀

  2. Aditya May 16, 2014 at 8:37 PM Reply

    Keren! Tentang Poso ada juga gak ya?

  3. Sartika Widowati May 18, 2014 at 10:45 AM Reply

    Bayar berapa mbak masuknya? Buka tiap hari apa ya kalau boleh tau..

    • Khairunnisa Siregar May 18, 2014 at 10:48 AM Reply

      Buka setiap hari kok dari jam 10 sampe 10 malem dan gak ada biaya masuk.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: