Ketika Kecantikan Bertemu dengan Tradisi

Mungkin jika ada pertanyaan siapa yang tidak mengenal Jepang, kurasa tidak ada yang akan menjawab tidak kenal. Jepang, sang Negeri Matahari Terbit, merupakan negara maju di Asia yang tidak kalah dengan negara-negara Eropa maupun Amerika. Kemajuan teknologi membuat negara ini diklaim sebagai negara adidaya di Asia, dan meski terkenal dengan kemajuan teknologinya Jepang tak lantas melupakan budaya asli mereka. Jepang dikenal sebagai negara yang sangat menjunjung tinggi budaya dan tradisi di setiap aspek kehidupan mereka. Seperti yang dikatakan dosen mata kuliah Sejarah Diplomasi Jepang yang sempat kuambil ketika kuliah, Jepang tahu betul bagaimana kebudayaan dan tradisi mereka sebagai keunggulan yang harus selalu dijaga dan benar saja kebudayaan dan tradisi mereka yang kuat menjadikan mereka negara nomor satu di Asia. Jepang bisa tetap survive bersaing dengan negara-negara Eropa dan Amerika tanpa harus bergaya kebarat-baratan, Jepang memiliki identitas sendiri.

Tak hanya kemajuan teknologi, Jepang juga terkenal karena kecantikan perempuan-perempuannya. Perempuan-perempuan Jepang tahu betul bagaimana merawat kecantikan yang mereka miliki, tidak jarang meski usia mereka beranjak senja kecantikan mereka masih tetap terpancar. Perempuan-perempuan Jepang ini tidak dengan sembarang cara menjaga kecantikan yang mereka miliki, tradisi turun-temurun yang kuat mereka jadikan sebagai salah satu rahasia cantik mereka. Lifestyle, hal ini yang terpikir pertama kali di otakku ketika mengetahui rahasia kecantikan para perempuan Jepang. Tradisi yang mereka jadikan lifestyle adalah salah satu cara mereka merawat kecantikan yang mereka miliki. Kulit wajah halus mulus mereka dapatkan dari masker greentea (teh hijau), red bean (kacang merah), atau rice bran (bekatul). Bahkan tak jarang perempuan-perempuan Jepang menggunakan masker berbahan kotoran burung Bulbul untuk mendapatkan kulit halus mulus, seperti yang telah dilakukan para Geisha sejak dulu. Tubuh langsing yang mereka miliki juga mereka dapatkan karena mereka rajin mengonsumsi makanan sehat tak berlemak seperti ikan-ikan, sayur-sayuran, dan teh hijau. Tradisi minum teh yang dimiliki negara ini juga berpengaruh terhadap gaya hidup perempuan-perempuan Jepang. Gaya hidup berjalan kaki juga merupakan salah satu cara menjaga tubuh mereka agar tetap langsing. Untuk menjaga kesegaran tubuh mereka, perempuan Jepang juga melakukan spa dan massage. Walaupun saat ini banyak produk-produk kecantikan Jepang yang bermunculan dan tentu saja digandrungi berbagai kalangan perempuan di dunia, hal itu tidak terlepas dari tradisi turun-temurun mereka menggunakan bahan-bahan alami sebagai bahan dasar produk kecantikan mereka. Hal inilah yang membuatku menjadi sangat tertarik untuk bisa mengunjungi negara ini, karena tidak semua negara bisa membuat tradisi menjadi suatu lifestyle yang masih dilakukan bahkan sampai saat ini.

Kawaii Beauty Japan yang berada di naungan PT Media Makmur sebagai perusahaan media online spesialis kecantikan Jepang paham betul bahwa tidak sedikit perempuan-perempuan Indonesia yang tertarik dengan kecantikan-kecantikan perempuan Jepang. Kawaii Beauty Japan selalu memberikan informasi terkait kecantikan Jepang kepada perempuan-perempuan Indonesia, baik itu produk kecantikan maupun tips-tips kecantikan. Informasi yang diberikan Kawaii Beauty Japan juga menyeluruh, mulai dari skincare, rambut, make up, diet, bahkan lifestyle perempuan Jepang. Bersama dengan H.I.S, Kawaii Beauty Japan membuka kesempatan bagi aku dan siapapun yang tertarik dengan Jepang untuk bisa mengunjungi Jepang dalam Japan Beauty Tour. Kesempatan ini memungkinkan aku untuk bisa melihat langsung dan mungkin saja juga belajar langsung bagaimana perempuan-perempuan Jepang merawat kecantikan mereka. Aku ingin mempraktekan lifestyle perempuan Jepang yang bagiku menarik, terlebih lagi lifestyle yang berhubungan dengan kecantikan seperti mencoba spa-spa unik yang pernah Kawaii Beauty Japan bahas di sini atau pun merasakan Shiatsu Massage.

2589991_orig

Tak hanya itu, aku juga ingin merasakan menjadi seorang perempuan Jepang dalam sehari dan mempelajari beberapa budaya dan tradisi mereka. Aku ingin belajar mengenakan Kimono atau Yukata sendiri, belajar Ikebana, mengikuti upacara minum teh ataupun merasakan menjadi Geisha sehari. Selain itu ketertarikanku terhadap beladiri membuatku juga tertarik untuk mempelajari Aikido atau Karate atau belajar menjadi Ninja, pasti sangat menyenangkan. Sebenarnya aku ingin sekali merasakan Hanami, tetapi Agustus bukanlah waktunya bunga Sakura mekar jadi kalaupun aku berkesempatan mengunjungi Jepang pada bulan Agustus nanti, dapat dipastikan aku tidak bisa merasakan Hanami. Bicara tentang Jepang, pasti akan selalu identik dengan festival. Musim panas di Jepang juga dimeriahkan oleh berbagai festival, salah satunya Awa Odori. Aku ingin merasakan dan ikut serta menjadi bagian dari kemeriahan festival ini.

rebook-vn

Tidak lengkap rasanya ketika mengunjungi Jepang tanpa mengunjungi landmark-landmark negara ini, tetapi dengan agenda padat dan waktu yang singkat dalam Japan Beauty Tour akan sangat sulit untuk mengunjungi semua landmark maupun tujuan wisata di negara ini. Maka dari itu jika aku berkesempatan mengunjungi Jepang dalam Japan Beauty Tour aku putuskan untuk mengunjungi Tokyo Tower pada malam hari dan menikmati keindahan kota Tokyo dari ketinggian 333 M.

tokyo-tower-and-roppongi-2c-tokyo-2cjapan_1920x1200_69114

Tujuanku selanjutnya adalah Kuil Meiji. Kuil ini didedikasikan untuk Kaisar Meiji yang terkenal dan berjasa dengan Restorasi Meijinya itu. Kuil ini merupakan salah satu peninggalan sejarah Jepang yang sayang bila dilewatkan dalam perjalananku ke Jepang nanti.

Meiji-Jingu-Shrine

Asakusa adalah tujuanku selanjutnya. Aku ingin merasakan langsung atmosfir kebudayaan Jepang kuno dan bertemu langsung dengan para Geisha. Walaupun kawasan ini tidak sebesar seperti Gion yang ada di Kyoto, namun aku tetap bisa menyaksikan para Geisha cantik menari dan bernyanyi lagu tradisional Jepang. Aku juga bisa minum teh di salah satu teahouse di Asakusa.

Gion-Matsuri-festival-Kyoto1-300x274

Last but not least, tempat yang ingin kukunjungi adalah Harajuku. Aku ingin melihat langsung street style anak-anak muda Harajuku yang terkenal itu. Identitas Jepang sebagai kiblat fashion dunia juga terlihat dari street style di Harajuku karena anak-anak muda Harajuku memiliki style sendiri yang khas tanpa mengekor style negara lain, bahkan style mereka diikuti oleh anak-anak muda negara lain, Indonesia sebagai salah satu contohnya. Di Harajuku juga aku berniat berbelanja berbagai produk fashion, sudah bukan rahasia lagi kalau Harajuku adalah pusat barang-barang fashion unik. Selain itu, tak lupa juga aku akan membeli berbagai Japanese beauty product dan make up seperti Shiseido, SK-II, DHC, atau Fairydrops. Dan dari semua kegiatan yang kulakukan di Jepang nanti, aku akan mempromosikan rangkaian kegiatan dari Japan Beauty Tour melalui video maupun blog agar semua orang yang melihat video atau membaca blog saya bisa mengetahui keseruan Japan Beauty Tour ini.

images

Rasanya tidak ada alasan untuk tidak tertarik mengunjungi Jepang karena baik dari pesona alam, tempat wisata, makanan, dan kebudayaan adalah hal-hal yang patut untuk dikunjungi. Tradisi dan lifestyle masyarakat Jepang bahkan menjadi salah satu alasan utama yang membuatku pertama kali tertarik dengan negara ini. And when beauty meets the tradition, it must be in Japan.

Untuk informasi lebih lanjut tentang program ini, silakan klik banner di bawah ini.
HISBeautyTour

 

Facebook: Kawaii Beauty Japan
Twitter: @kawaiibeautyJP
Instagram: kawaiibeautyjapan
Pinterest: Kawaii Beauty Japan
Website: http://kawaiibeautyjapan.com




Gambar diambil dari sini, sini, sini, sini, sini, dan sini.

Tagged: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

7 thoughts on “Ketika Kecantikan Bertemu dengan Tradisi

  1. arulivan August 4, 2014 at 12:18 PM Reply

    Ayuk kak samaan ke Jepangnya :3

  2. Muhammad Nopriansyah August 4, 2014 at 10:27 PM Reply

    Jepang jepang!!!! gua mau kejapang juga nih, pengen ketemu Naruto dan madara, pengen wawancara, gimana sih rasanya perang yang gak ada habisnya

  3. Irwan TJC (@sebutsajairwan) August 5, 2014 at 9:35 AM Reply

    Iya, Jepang itu sangat lengket dengan budayanya sendiri, bahkan di sana jarang banget ada orang asli jepang yang bisa bahasa asing. Seharusnya Indonesia meniru dan mulai bangga dengan ragam budayanya :))

    Kalo berkesempatan ke Jepang, saya mau mengunjung Akihabara, juga Harajuku juga sih, dan landmark landmark anime kartun Jepang yang sudah begitu terkenal😀

  4. Adi Pradana August 5, 2014 at 12:59 PM Reply

    Semoga cita2nya tercapai, amiiiin…

  5. TIRS August 8, 2014 at 10:16 PM Reply

    Gua juga mau ke jepang, karena emang kayaknya di sana asik banget. Tapi denger-denger juga biaya hidup di sana mahal. Duh..

  6. fadillahnura August 31, 2014 at 5:01 PM Reply

    Tjieee. Ke Jepang euy, seret Doraemon dan Nobita ya, kak! Kiwkiw.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: