CULINARY: Toodz House

Gue baru tau kalo sepanjang Jalan Cipete Raya itu berjejer cafe-cafe dan resto-resto yang menarik untuk didatangi. Salah satu cafe yang akhirnya gue datangi adalah Toodz House. Sebenarnya ini bukan kali pertama gue kesini. Jadi ceritanya jaman-jaman skripsian kemaren, gue sama Yanto sempat skripsian di sini. Tapi karena gue kelaperan gue gak sempat foto-fotoin makanannya, cuma dessert yang akhirnya sempat gue foto. Beberapa waktu lalu, gue dan teman-teman gue ke Toodz House dan akhirnya barulah gue bisa mereview cafe ini sekarang.

Pertama sampe di Toodz House pasti langsung berasa banget kenapa namanya Toodz House. Dari luar penampakannya memang rumah yang dijadikan cafe. Gak cuma itu, suasana di dalamnya pun homey banget. Dekornya rumahan banget dengan sofa-sofa, cermin, dan rak buku yang berisi buku-buku dan cd-cd yang lagi ngehits. Benar-benar berasa lagi di rumah sendiri.

IMG_6121.JPG

IMG_6122

IMG_4262.JPGSiang itu gue memesan Penne Carbonara. Pennenya al dente dan porsinya cukup banyak. Disajikan dengan dua potong roti baguet dan saus carbonara yang creamy tapi gak bikin eneg. Enak banget menurut gue, bikin gue gak berenti menyuap terus menerus dan tiba-tiba Penne Carbonaranya sudah habis.

IMG_6117.JPG

Penne Carbonara 33K

Minumannya gue pesan apalagi kalau bukan Green Tea Latte. Green Tea Lattenya biasa saja, malah menurut gue agak tawar dan gak terasa green teanya. Di Toodz House ada minuman unik yang terkenal, Mocha “Kopyor” Iced Brew Coffee tapi gue belum sempat coba. Mungkin next time gue akan coba.

IMG_6115

Selain Penne Carbonara, gue memesan dessert. Dessert yang gue pesan adalah Chocolate Lava Cake dengan dua scoop ice cream vanilla yang gue minta ganti jadi ice cream coklat dan potongan strawberry. Lava Cakenya gak terlalu beda jauh sih sama Lava Cake Ninotchka seperti yang gue pernah ceritakan di sini. Waktu gue menyendok Lava Cakenya, coklat di tengahnya langsung meleleh. Enak banget dan gak ada after taste yang bikin eneg.

Processed with Rookie

Selain Lava Cake, gue pernah mencoba dessert lain Toodz House di kedatangan gue yang pertama yaitu Pancake Oreo Chocoloate. Enaknya di Toodz House ini kita bisa custom pesanan kita. Jadi menu aslinya itu Waffle Oreo Vanilla, tetapi karena waffle lagi kosong jadilah gue memesan pancake dan karena gue kurang suka ice cream vanilla jadilah gue minta ganti dengan ice cream coklat. Gimana rasa pancakenya? Pancakenya enak dan lembut. Rasanya manis, dan gue rasa kalaupun tanpa topping rasa pancakenya sudah cukup manis.

IMG_4265.JPG

Pancake Chocolate Oreo 28K

Ambience yang asik, makanan enak, dan harga terjangkau bikin betah berlama-lama di sini. Wajar saja kalo Toodz House selalu penuh dengan pengunjung. Penuh tapi tidak bising. Cocok banget entah untuk kumpul dengan teman-teman, skripsian, bahkan untuk bengong-bengong sendirian menurut gue enak-enak saja. Sayang, lokasinya cukup jauh dari rumah jadi gue gak bisa sering-sering kesini. Jadi revisiting? Tentu saja.

Toodz House
Jln. Cipete Raya No. 79
Jakarta Selatan

 

 

 

Tagged: , , , , , , , , ,

4 thoughts on “CULINARY: Toodz House

  1. arman August 22, 2014 at 7:59 PM Reply

    aduh liat dessertnya jadi laper gini.
    huh.
    kayaknya tiap main kesini harus siapin cemilan deh

    • Khairunnisa Siregar August 22, 2014 at 9:18 PM Reply

      Cemilannya juga boleh banget dioper kesini, diterima dengan senang hati loh

  2. karina August 25, 2014 at 11:40 AM Reply

    asli ngiler Pancake Chocolate Oreo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: