VACATION: Another Weekend Getaway to Bandung

Kalo ada yang mikir gue sekarang suka tempat dingin itu salah total. Gue tetap lebih suka pantai dan gak suka tempat dingin karena gue memang gak kuat dingin. Lalu kenapa bulan ini gue ke tempat-tempat yang bersuhu rendah? Have I told you that I’m impulsive? Ya, weekend getaway kali ini lagi-lagi karena keimpulsifan gue dan my best travelling partner, Maya.

Sore itu, gue mendapat voucher diskon Trans Studio dari HRD dan dengan sangat impulsif gue mengabarkan Maya via line. Gak tangggung-tanggung, gue dikasih 3 voucher yang sebenarnya bisa digunakan untuk 6 orang. Gak jauh beda sama gue, Maya yang impulsif dan gampangan kalo diajak jalan-jalan langsunglah mengiyakan untuk memakai voucher itu di Sabtu depan. Setelah diskusi, akhirnya kami memutuskan untuk naik travel ke Bandung dan pulang dengan kereta. Karena gue punya sepupu yang kuliah di Bandung, akhirnya gue meminta dese untuk tidak pulang ke rumah minggu ini stay di Bandung dan menemani kami. Bahkan di H-3, Ario, sepupu gue mengabarkan kalo Hussein, teman kami, juga mau ke Bandung. Oke, pasukan bertambah. It’s gonna be a fun weekend getaway!

Jumat malam gue dan Maya berangkat ke Bnadung naik travel dari Jatiwaringin. Gue pikir bakal lama, ternyata sekitar jam 10 kami sampai di Dipati Ukur. Ario dan Hussein menjemput kamu dan membawa kami makan di Nasi Kalong. Gue pikir Nasi Kalong itu semacam nasi kucing, ternyata nasinya diwarnai ungu dan kita pilih sendiri lauk yang kita suka. Pilihan lauknya cukup banyak kaya tahu, rolade, ayam wijen, buncis bakar, dan masih banyak lagi. Buncis bakarnya enak. Setelah kenyang, kami diajak ke Martabak San Fransisco yang katanya enak dan terkenal di Bandung. Sayang, waktu kami ke sana sudah habis jadilah kami langsung ke penginapan dan tidur.

Gue bangun kepagian karena semaleman gak bisa tidur. Gak berapa lama Maya bangun, kami sarapan lalu mandi. Ario dan Hussein janji menjemput jam 10 tapi ternyata mereka belum bangun dan akhirnya kami benar-benar dijemput jam 11. Bandung hujan siang itu dan rencana awal kami berubah. Pasukan bertambah lagi, Ario dan Hussein mengajak Beny untuk ikut kami ke Dusun Bambu. Sebelumnya kami makan di Kedia Ling-Ling. Dari namanya gue pikir restoran ini menyajikan Chinese food, ternyata malah Japanese food. Karena sudah sarapan, gue dan Maya memesan dessert dan snack seperti takoyaki dan okonomiyaki. Takoyaki dan okonomiyakinya enak banget. Porsinya cukup besar untuk berdua dan fillingnya banyak. Dessert yang gue pesan semacam taiwanese dessert, rasanya biasa aja.

IMG_8957

IMG_8955

IMG_8956

Jam 12 kami melanjutkan perjalanan ke destinasi utama. Sepanjang jalan hujan, tapi waktu kami sampe Dusun Bambu hujannya berenti. Hore! Dengan membayar Rp 15.000 per orang kami menikmati pemandangan Dusun Bambu. Dusun Bambu ini cocok untuk rekreasi keluarga karena selain ada restoran-restoran, di sini juga ada camping ground, permainan untuk anak-anak, dan penginapan.

IMG_8958.JPG

IMG_8959.JPG

IMG_8981.JPG

IMG_9004.JPG

IMG_8994.JPG

IMG_9027.JPG

IMG_8980.JPG

IMG_9099.JPG

Mulai sore, kami menuju destinasi lainnya yang tidak terlalu jauh. Dulang Resort and Resto jadi tujuan kami selanjutnya. Aksesnya lumayan susah. Tapi ternyata worth it. View restonya oke banget dan harga makanan minumannya juga affordable. Setelah kenyang, kami kembali ke tengah kota Bandung. Karena malam sebelumnya kami kehabisan martabak San Fransisco, jadilah malam ini kami kembali. Gue dan Maya memesan martabak Kit-Kat Grrentea. Rasanya? Lumayan enak tapi gak istimewa. Gue malah lebih suka martabak telor dengan filling beef blackpepper. Harga lebih murah, isi lebih banyak, dan rasanya lebih enak. Apakah kegiatan makan-makan berhenti di situ? Tentu tidak. Kami dibawa ke Kedai Mamah Eha yang katanya salah satu tempat yang lagi nge-hits di Bandung. Kedai Mamah Eha ini menyajikan makanan Indonesia seperti ayam penyet, tahu susu, pulut mango, dan masih banyak lagi. Kayanya trip kali ini penuh dengan makan-makannya dibanding jalan-jalannya haha. Jam 10 kami kembali ke penginapan dan langsung tidur karena besok pagi kami akan ke Trans Studio.

IMG_9053.JPG

IMG_9051.JPGMinggu pagi gue bangun agak malas-malasan karena hari ini hari terakhir di Bandung dan hanya ke Trans Studio. Jam 09;30 Ario dan Beny menjemput kami dan mengantar ke Trans Studio. Mereka berdua gak ikut karena sudah pernah ke Trans Studio. Hari itu Trans Studio tidak serame ekspektasi gue. Kesan pertama yang gue dapatkan adalah Trans Studio ini konsepnya mirip banget banget sama theme park di negara tetangga. Ekspektasi gue kembali tinggi karena gue pikir bakal sekeren theme park itu, tapi ternyata gue salah. Konsep memang mirip tapi tetep aja masih kalah, terutama Marvel Superhero The Ride 4D. Meski begitu gue punya wahana favorit yaitu Dragon Rider. Keliatannya culun tapi begitu naik seru banget berasa naik naga beneran haha. Stage Performancenya juga lumayan sih. Gue nonton Special Effect Action dan Kabayan Goes To Hollywood. Ceritanya ringan tapi menghibur dan talentnya total.

IMG_9080.JPGIMG_9081

IMG_9075

Kabayan Gooes to Hollywood

Karena mengejar kereta ke Jakarta jam 16;15, Ario dan Beny menjemput kami jam 14;30. Jam 15;00 kami tiba di Stasiun Bandung. Drama pun terjadi. Tiket online yang sudah gue book dan bayar tidak bisa dicetak. Gue pikir karena waktu pencetakan habis. Ternyata setelah gue tanya customer service, tiket yang gue pesan bukan untuk hari Minggu, tetapi beberapa hari sebelumnya. Pantes aja kadaluarsa. Gue langsung ke loket penjualan untuk beli tiket dan ternyata tiket ke Jakarta hari itu sudah habis. Gue panik, kesel sama diri sendiri, dan gak enakan sama Maya. Maya ini anaknya slow banget. Dese gak marah malah ketawa-tawa aja. She is the bestlah. Akhirnya, kami membook travel dari Cihampelas ke Tebet untuk jam 19.00.

Setelah urusan travel selesai, Ario dan Benny mengajak kami makan Lontong Kari Kebon Karet. Tempatnya masuk gang keci gak jauh dari stasiun. Rasanya enak banget dan harganya hanya Rp 15.000. Setelah kenyang, Ario dan Beny mengantar kami ke Kartika Sari dan Amanda. Sekitar jam 17:00 kami ke Cihampelas dan menunggu keberangkatan. Belum puas makan-makan selama dua hari ini, gue dan Maya mencoba batagor kuah. Enak tapi rasanya agak-agak kaya bakso. Tepat jam 19:00 bus yang membawa kami pulang berangkat. Walaupun trip kali ini agak zonk dan penuh drama tapi tetep seru. See you on another trip!

Tagged: , , , , , , ,

7 thoughts on “VACATION: Another Weekend Getaway to Bandung

  1. Dimaz Risen November 21, 2014 at 5:48 AM Reply

    oke gue ngiler ngeliat makanannya, atuhlah salah fokus ieu, eta teh saha yang baju putih ? geulis pisan hhe😀 seru banget ya liburannya pasti :”

    • Khairunnisa Siregar November 21, 2014 at 5:20 PM Reply

      Memang makanannya tempting dan enak. Seru sih walaupun agak zonk haha

  2. adi pradana November 21, 2014 at 1:42 PM Reply

    Esnya enak, bikin hati meleleh…

  3. Bongkar Otak December 6, 2014 at 3:21 PM Reply

    Lu ngepost beginian jadi buat gua ngiler kak! Aaaaaa gua mau liburan kesitu:’)

  4. Fadillah Nur Auliyanda April 3, 2015 at 9:14 PM Reply

    Gue ngiler makanannya aja wkwk.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: