Malaysia Trip: Kuala Lumpur

Finally I travel with my best travel buddy again. Setelah 3 bulan pindah ke kantor baru, gue belum pernah traveling lagi dan akhirnya sekitar 2 minggu lalu gue melakukan aktivitas favorit gue ini. This isn’t my first trip in this year, my first trip was iPhonesia Picnic. Sebenarnya, trip ini lagi-lagi adalah hasil keimpulsifan gue dan Maya. Gak bisa liat tiket diskon. Maya langsung issued tiket dan gue dengan senang hati langsung membuat itinerary untuk trip ini.

Seperti trip-trip sebelumnya, kami selalu memilih waktu keberangkatan di malam hari. Kamis malam sekitar jam 10 kami berangkat dari Jakarta dan sampe di KL jam 00:30 waktu setempat. Kami langsung keluar dari imigrasi dan membeli sim card DiGi untuk 3 hari ke depan (RM 21). Sekitar jam 01:30 kami menuju KL Sentral dengan Sky Bus (return ticket RM 16). Jam 02:30 kami sampai KL Sentral dan sudah tidak ada kendaraan apapun yang beroperasi. KL Sentral ini semacam pusat transit di KL untuk MRT dan bus. Akhirnya kami naik taksi berwarna biru ke hotel, ternyata taksi yang kami naiki adalah taksi premium sehingga walaupun menggunakan argo (mereka menyebutnya meter) kami harus membayar RM 33 hanya untuk menuju hotel yang berjarak 4 KM.

 

 

Jam 03:00 kami sampai di Tune Hotel tetapi kami tidak bisa langsung check-in karena waktu check-in yang diperbolehkan mulai jam 14:00. Karena sudah mengantuk, kami akhirnya harus membayar RM 110 untuk kamar basic tanpa AC.  Jam 06:00 kami sudah siap-siap dan saat itu kami sudah diperbolehkan pindah ke kamar yang sudah gue book sebulan sebelumnya. Kesel sih harus bayar RM 110 cuma buat 3 jam, jauh lebih mahal dari harga kamar yang gue book online

Sekitar jam 07:00 kami menuju KL Sentral, hanya 5 menit jalan kaki gue dan Maya sampe ke Stasiun Monorail Medan Tuanku. KL Sentral memang gak begitu jauh dari hotel gue, sekitar 15 menit kami sampe dan langsung menuju loket KTM karena kami akan ke Batu Caves (RM 2). Gue pikir Batu Caves itu jauh karena info dari teman gue kalo Batu Caves itu di pinggiran KL, bukan KL kota. Belum sampe jam 9 kami sampe Batu Caves. Batu Caves ini adalah perbukitan kapur yang terdapat goa dan kuil di dalamnya. Jadi jangan heran kalo di Batu Caves ini banyak banget orang-orang Hindu yang beribadah, karena memang ada kuil. Masuk gerbang Batu Caves kami disambut patung Khrisna yang tinggi banget. Di depan Batu Caves juga ada patung Dewa Murugan yang berwarna emas. Untuk mencapai goa, 272 anak tangga harus dilewati. Gue dan Maya gak mau cuma di bawah aja, jadi kami naik ke atas dan melihat langsung isi goa dan kuil-kuil di dalamnya. Keren bangetlah Batu Caves ini. 

  

            
    

Sekitar jam 10 kami kembali lagi ke KL Sentral dan makan di Meals Station. Setelah makan, kami menuju loket tiket bus Go Genting (RM 10,4 bus dan cable car) karena destinasi kedua kami hari itu adalah Genting Highlands. Bus selanjutnya berangkat jam 13:30 dan saat itu masih jam 11:00, kami memutuskan ke Central Market dan Petaling Street yang hanya satu stasiun dari KL Sentral. Gue kira gue bakal menemukan banyak oleh-oleh unik tapi ternyata tidak sesuai ekspektasi. Jam 13:00 kami balik ke KL Sentral dan siap-siap menuju Genting Highlands. 

  

Perjalanan menuju Genting Highlands memakan waktu 1,5 jam. Sekitar jam 15:00 kami sampai di Genting Highlands dan langsung menuju stasiun Genting Skyway yang membawa kami ke atas, menuju Resort World Genting. Gak begitu banyak yang bisa dilihat seperti Resort World Sentosa, di sini cuma ada hotel-hotel yang ada casinonya dan themepark yang masih dibangun. Menurut informasi yang gue dapat, themepark ini besutannya Century Fox dan baru akan dibuka 2016 nanti.    

          

Jam 16:00 kami turun ke terminal bus Go Genting. Sial banget, tiket bus Go Genting ke KL Sentral habis dan ada untuk jam 21:30. Sempat ada kejadian gak enak juga, jadi waktu tau tiket bus ke KL Sentral habis ada supir taksi ilegal yang menawarkan taksinya, ke gue dan Maya. Kami berdua menolak, dese gak terima malah marah-marah sampe gebrak-gebrak meja. Sinting. Kami cukup kebingungan kalo harus nunggu sampe semalam itu, karena gak tau juga harus ngapain di sana. Beruntung ada bapak-bapak baik yang menyarankan kami untuk naik bus Go Genting ke Petaling Jaya. Beliau bahkan mengantar kami membeli tiket. Setelah tiket dibeli, sembari menunggu bus kami mengobrol. Bapak ini warga asli Petaling Jaya, Beliau cerita kalo pernah kerja di Jakarta selama 3 tahun. Beliau agak amazed begitu tahu kalo gue sama Maya ke KL cuma berdua. Beliau bilang Jakarta jauh lebih aman dari KL, orang-orangnya gak seramah di Jakarta, dan beberapa supir taksi (yang biasanya ilegal) suka maksa, pantes supir taksi tadi marah-marah gak jelas waktu gue dan Maya tolak tawarannya. Jam 5 bus kami berangkat dan sejam kemudian sampai di Petaling Jaya. Gue bener-bener clueless, tapi si Bapak ini bener-bener baik. Beliau mengantar kami mencari bus yang menuju KL Sentral. Terimakasih banget deh sama beliau. Masih ada orang baik yang mau membantu orang yang bahkan gak dikenal ternyata. 

Petaling Jaya-KL sebenarnya gak jauh, tetapi karena rutenya muter-muter dan sore itu macet luar biasa jadilah kami sampe di KL Sentral sekitar jam 20:00. Kami langsung naik LRT menuju KLCC karena mau melihat langsung landmark kota ini, Petronas Twin Tower. Keluar stasiun LRT agak bingung muter-muter, padahal persis di atas kepala haha. Twin Tower ini bagus banget kalo malem, instagramable banget tanpa perlu filter lagi. Kami cuma foto-foto sebentar lalu langsung ke Bukit Bintang dengan bus gratis Go KL. 

 

  

  

Bukit Bintang, sama kaya Orchard Road Singapore, dipenuh berbagai macam mall yang berisi berbagai macam butik dari yang biasa sampe yang branded. Gue keilangan selera buat milih-milih karena kaki sakit dan tokonya penuh banget, Maya langsung girang nemu VINCCI harganya miring. Jam 22:30 kami buru-buru ke stasiun Monorail karena kereta terakhir itu jam 23:00. Sampe hotel kami langsung bersih-bersih dan tidur karena jadwal di itinerary hari kedua masih banyak.

 

Спокойной ночи!

Tagged: , , , , , , , , , , , ,

5 thoughts on “Malaysia Trip: Kuala Lumpur

  1. Wangga Kharisnu April 20, 2015 at 9:52 AM Reply

    Nah ini nih yang gue tunggu-tunggu, cerita perjalanan Kak Ica ke Malaysia.. keren yaa Batu Caves nyaa… pengin nih gue kesana hahaha😀

    • Khairunnisa Siregar April 20, 2015 at 2:08 PM Reply

      Ini belom selesai, Ngga. Abis dr Bangkok lanjut ke Batu Caveslah hahaha

  2. arulivan April 25, 2015 at 3:42 PM Reply

    enak banget ya setelah wisuda bisa jalan-jalan ke manapun. Iri bet kak

    • Khairunnisa Siregar April 25, 2015 at 6:40 PM Reply

      Kebalik, justru sebelum wisuda malah lebih sering dibanding setelah wisuda

  3. […] dari Malaysia Trip part 1 di sini, hari ketiga ini kami bangun jam 05:00 dan langsung siap-siap karena hari itu kami akan ke Johor […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: