CULINARY: Warunk Upnormal

Siapa sih yang gak suka Indomie? Selama ini yang gue tau orang-orang sekitar gue gak ada yang gak suka Indomie, kecuali gue sendiri haha. Siapa sih yang gak pernah makan di warung Indomie? Walaupun gue gak suka Indomie gue sih sering ke warung Indomie buat beli roti bakarnya. Tapi siapa sih yang menjadikan warung Indomie sebagai tempat hang out bareng temen-temen? Mungkin aja ada tapi keknya jarang banget yang ke warung Indomie untuk hang out, ditambah lagi biasanya orang, terutama anak kos, makan di warung Indomie karena lagi tanggal tua.

Mungkin untuk yang tinggal atau sering bolak-balik Bandung udah tau tentang warung Indomie kekinian yang lagi hits banget ini: Warunk Upnormal. Warunk Upnormal sendiri awalnya ada di Bandung mulai Juni 2014 dan sekarang udah punya total 12 outlet yang tersebar di 6 kota besar di Indonesia. Beberapa waktu lalu gue ke Bandung, tapi gak sempet makan di warung ini tapi ternyata gue gak perlu nunggu harus ke Bandung dulu buat makan di Warunk Upnormal karena mereka udah punya cabang di Cempaka Putih dan Gading Serpong. Fyi, Warunk Upnormal gak mau disebut kafe atau restoran karena memang konsep dari Warunk Upnormal ini ya warung Indomie hanya lebih modern aja. 

  
Karena lebih deket dari rumah, gue memutuskan untuk mendatangi Warunk Upnormal Gading Serpong. Warunk Upnormal Gading Serpong terdiri dari ruko 3 lantai. Dekorasinya unik dan homey banget. Bikin betah dan tentu saja instagramable. Ditambah lagi banyak mainan yang bisa dimainkan bareng temen atau keluarga, mulai dari Kartu Uno, Uno Stacko, Monopoli, sampe mainan tradisional macem Congklak! Meskipun awalnya target market Warunk Upnormal adalah pelajar dan mahasiswa dengan harga makanan dan minuman yang sangat terjangkau, tapi makin ke sini ternyata banyak juga orang dewasa bahkan keluarga yang membawa anak kecil. Berarti Warunk Upnormal memang cocok untuk semua kalangan kan.   

 Untuk menunya, hampir sama seperti warung Indomie konvensional, Warunk Upnormal menyajikan berbagai menu yang variatif tetapi lebih modern dan unik seperti Indomie, roti bakar, pisang bakar, kopi, dan susu segar. Kopi yang digunakan di sini adalah Kopi Aceh Gayo. Oh iya, buat yang gak suka Indomie macem gue, ada menu nasi buat yang mau makan berat. Menu nasinya juga banyak banget pilihannya; Nasi Wagyu Saus Mentega, Nasi Tanggal Tua, Nasi Gokil Upnormal dan masih banyak lagi. Selain menu-menu yang biasa kita temukan di warung Indomie, menu lain yang bisa kita temui di sini adalah berbagai macam dessert yang enak dan segar seperti: Mochilla Monster , Alpukat Kerok Green Tea, Green Tea Lover, dan masih banyak lagi. Meskipun warung Indomie, jangan khawatir gak bisa menemukan menu sehat di sini. Warunk Upnormal juga menyajikan berbagai macam smoothies yang diolah tanpa gula tapi tetep enak. Jadi walaupun lagi diet, jangan khawatir gak bisa hang out di sini.

     

    
 Menunya banyak dan menarik semua, gue sampe bingung mau pesen apa. Menu yang akhirnya gue pesan adalah Nasi Wagyu Saos Jamur (25,5K), Roti Susu Green Tea (15,5K), Green Tea Lover (23,5K), Green Tea Latte (12,5K), dan Hot Cafe Latte (18,5K). Banyak juga ternyata hahaha. Di Warunk Upnormal banyak banget menu-menu yang memanjakan Green Tea Addict macem gue. Bahagia kan jadinya. Menu favorit gue adalah Roti Susu Green Tea dan Green Tea Lover. Rotinya tebel tapi empuk, ditaburin bubuk green tea yang sama untuk Green Tea Latte. Enak banget dan rasa Green Teanya berasa banget sampe wanginya aja nampol banget haha. Kalo Green Tea Lover sendiri sih semacam Taiwanese dessert yang terdiri dari taro pudding, egg pudding, bubble, kraffel, es krim green tea dan yang bikin dessert ini juara adalah si mochila aka mochi nutella. Duh, itu mochi enak banget parah. Mochinya chewy banget dan begitu kegigit bangian tengahnya nutella yang melted keluar semua. Bayanginnya aja gue jadi gemes hahaha. Gue agak nyesel juga kenapa gak pesen Mochilla Monster aja yang memang isinya mochi nutella semua karena tadinya gue pikir es krimnya gak bisa diganti dari vanilla ke green tea. Ternyata es krim bisa diganti dan topping bisa ditambah juga, tapi kalo penambahan topping tentu ada extra chargenya.   

     

Jadi, masih gak mau hang out  di warung Indomie? Kalo gue sih mau dong!

Tagged: , , , , , , , , , , , ,

6 thoughts on “CULINARY: Warunk Upnormal

  1. ilham irwinansyah January 31, 2016 at 10:57 PM Reply

    Ya ampun, jadi tambah ngidam deh pengin pergi ke warung ini. Mumpung minggu depan gua ke Bandung, sempet-sempetin ke sini, ah.

    • Khairunnisa Siregar February 1, 2016 at 10:24 PM Reply

      Gak usah jauh-jauh ke Bandung, di Jakarta, Tangerang, sampe Serang sekarang udah ada cabangnya. Siap-siap waiting list! Hahaha

  2. Dita February 1, 2016 at 3:45 PM Reply

    sedihh, gak bisa dateng dua-duanya….cuma bisa ngiler liat foto-fotonya geng IDFB T_T

    • Khairunnisa Siregar February 1, 2016 at 10:25 PM Reply

      Sayang banget, Dit padahal makanannya enak-enak apalagi dessert sama roti bakarnya

  3. sarah puspita March 5, 2016 at 11:54 AM Reply

    DUH KAYAKNYA ENAK BANGEEEET *lap iler*

    Manalah aku salah baca, kirain ada di Gading as in Kelapa Gading, ternyata Gading Serpong :)))

    Kapan-kapan mau cobain yang di Cempaka Putih, ah❤

    • Khairunnisa Siregar March 5, 2016 at 1:34 PM Reply

      Memang enak-enak banget Sar. Kalo di Kelapa Gading deket banget dari apartemenmu ya haha. Iya coba yg di Cempaka Putih aja lebih deket kan tuh.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: