CULINARY: Sipirock Coffee

Sebagai boru Batak yang suka makan dan ngopi, begitu tau kalo ada kafe menyajikan makanan khas Tapanuli Selatan dan Kopi Sipirok di Jakarta tentu aja gue seneng. Seneng banget. Kafe tersebut bernama Sipirock Coffee, spelling beda tapi pronouncation sama seperti nama tempat kopi yang disajikan di sini berasal, Sipirok. Gue mesem-mesem kesenengan waktu tau nama kafe ini karena Sipirok sendiri sebenernya juga adalah kampung halaman gue.


Kemarin gue akhirnya berkesempatan ke Sipirock Coffee. Dengan waktu tempuh perjalanan selama hampir 2 jam kami sampe juga, maklum ya rumah sama lokasinya ujung ke ujung. Bang Ayub Sulaeman Pulungan, owner Sipirock Coffee, menyambut gue dengan ramah. Kami ngobrolin awal mula Sipirock Coffee terbentuk, makanan, kopi, dan tentu aja kampung halaman tercinta: Sipirok! Sipirock Coffee sendiri sebenernya udah ada sejak 3 tahun lalu. Bang Ayub sendiri yang mengonsep kafe ini dan dibantu oleh Bang Faisal Batubara di bagian kitchen. Awalnya Sipirock Coffee memang hanya tempat ngopi dan Bang Ayub memang mau mempromosikan kopi Sipirok ke masyarakat luas. Gak cuma menyajikan Kopi Sipirok dan makanan western seperti di kafe-kafe pada umumnya, Sipirock Coffee menyajikan makanan khas Tapanuli Selatan yang membuat kafe ini berbeda. Selain Kopi Sipirok dan makanan khas TapSel, tersedia juga organ tunggal yang bisa mengiringi siapapun yang mau nyanyi. Namanya juga orang Batak pasti senengnya nyanyilah ya haha.


  
  
 Beberapa menu yang gue coba adalah:

  • Indahan Tukkus

  
Indahan Tukkus sendiri artinya adalah nasi yang dibungkus karena memang disajikan dengan dibungkus daun pisang. Nasi disajikan bersama gulai ayam kampung, rendang, gulai kentang, teri medan, ikan baung, sayur-sayuran rebus (labu, kacang panjang, dan daun singkong), dan sambal tuktuk. Teri medannya enak, ayam kampungnya tasty banget dan empuk, dan sambal tuktuknya itu juara banget sih, walaupun gak pedes banget kek bayangan gue tapi ya enak banget sih. Favoritlah! Indahan Tukkus ini sebenernya makanan yang cuma ada di upacara-upacara adat, mirip-miriplah sama Nasi Tumpengnya orang Jawa. Sekarang kalo mau Indahan Tukkus gak usah nunggu ada upacara adat, tinggal ke Sipirock Coffee aja yang tiap weekend menyajikan Indahan Tukkus.

  • Sayur Daun Ubi Tumbuk


Ini juga menu favorit gue dan memang khas Tapanuli banget. Dulu gue seneng banget makan sayur yang sering dibikin Opung (Nenek), tapi semenjak Opung sakit dan gak bisa masak lagi ya udah lumayan lama gue gak makan sayur ini. Berasa nostalgia aja sih makannya. Rasanya juga sama. Sayur ini terdiri dari daun ubi (singkong) ditumbuk sampe halus dimasak bareng santan dan bumbu khas. Dulu gue suka banget makan sayur ini sama ikan sale. Jadi kangen masakan Opung, kan.

  • Arsik Ikan Mas


Karena gue gak terlalu suka ikan apalagi ikan mas, gue gak pernah makan Arsik Ikan Mas. Jadi, Arsik Ikan Mas di Sipirock Coffee ini adalah Arsik Ikan Mas pertama gue hahaha. Ikannya sendiri lembut, banyak duri pastilah namanya juga ikan apalagi ikan mas. Rasanya sih menurut gue otentik banget, iyalah orang pake bumbu-bumbu yang sama kek resep aslinya kek andaliman.

  • Holat Ikan Baung


Menu ini tuh unik banget deh! Cara masaknya sebenernya dibakar, gak terlalu beda sama ikan-ikan lain kan tapi yang bikin unik adalah bumbunya. Ikan Baung sendiri ikan yang hidup di sungai di daerah Tapanuli Selatan dan holat sendiri itu adalah bumbu yang digunakan untuk menu ini. Trus apa uniknya? Holat itulah yang bikin unik karena holat ini adalah kulit pohon Balakka, pohon yang tumbuh di daerah Tapanuli Selatan juga. Daging ikannya tebel dan empuk, bumbunya meresap banget, dan rasanya gurih seger gitu. Enak!

  • Lontong Sayur Bang Leman


 Kalo ngomongin lontong sayur Medan sih gak usah ditanya ya enak atau gak, udah pasti enaklah. Lontong Sayur Bang Lemannya Sipirock Coffee ini ya lontong sayur Medan. Gak perlu banyak penjelasan lagi, enak pokoknya!

  • Mie Sop Medan


 Nah kalo menu ini jujur gue baru pernah denger hahaha dasar Batak KW! Mie Sop Medan ini mirip-mirip soto mie tapi gak pake risol dan toppingnya potongan daging dan telur rebus. Kuahnya bening, enak banget gurih. Kalo kata Bang Ayub, sebenernya Mie Sop Medan ini toppingnya tetelan, tapi di Sipirock Coffee dimodif jadi potongan daging karena gak semua orang suka tetelan dan daging lebih umum.

  • Kopi Sipirok (Arabika)


Kalo ini sih harus banget dicoba kalo ke Sipirock Coffee. Gue coba Arabika Sipirok denga dua style, latte dan cappucinno. Memang dasarnya enak, mau diapain aja juga enak. Arabikanya wangi banget, paitnya pas gak terlalu berat tapi gak terlalu light. Kopi Sipirok ini juga dijual dalam bentuk kemasan pe 100 gr baik dalam bentuk roasted bean atau bubuk. Selain Arabika Sipirok masih banyak lagi varian lain seperti Robusta Sipirok, Luwak Sipirok, Gayo, Mandailing, dan Toraja.


  • Pisang Goreng Bumbu Pecel

Pisang goreng manis, dikasih bumbu pecel yang agak-agak pedes ternyata enak juga. Unik sih rasanya. Cocok banget buat jadi temen ngopi.


Sebenernya masih banyak banget makanan khas Tapanuli Selatan lain yang disajikan di sini seperti: Rondang Bolut, Limbat Balado, Gulai Telor Itik, Itak Pohul, Toge Panyabungan, dan Ketan Marpokat. Kalo kalian bukan Batak atau gak pengen makanan Batak, gak perlu khawatir karena di sini juga menyediakan makanan westerseperti yang udah gue sebutkan. Meskipun menyajikan Kopi Sipirok dan makanan khas TapSel, jangan bayangin kafe ini seperti lapo ya karena ya ini memang kafe cuma aja menyediakan menu lain yang khas.

Selain orang-orang sekitar Sipirock Coffe yang jadi pengunjung tetap di sini, banyak juga orang-orang Batak dari mana-mana yang suka ke sini. Gak jarang pula orang-orang yang dulu temenan di kampung bisa ketemu lagi di sini. Bahkan dari Bang Ayub gue baru tau kalo Amangtua gue yang sepupu Bokap juga suka ke sini.

Makan dan nongkrong di Sipirock Coffee gak cuma bikin kenyang, tapi juga membangkitkan sisi emosional gue sebagai boru Batak. Bikin gue bangga bangetlah jadi orang Batak dan tentu aja bikin kangen Sipirok. Gue pasti bakal sering-sering ke sini. Semoga aja Sipirock Coffee buka cabang biar lebih deket gitu dari rumah haha. Sipirock Coffee bener-bener sesuai banget sama taglinenya, “Not just a coffee, it’s heritage!”.

 

 

Sipirock Coffee

Ruko Galeri Niaga Kav. KN8-1

Jln. TB Simatupang No. 81

Tanjung Barat 12530

http://sipirockcoffee.com

Tagged: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

3 thoughts on “CULINARY: Sipirock Coffee

  1. ayub s pulungan February 16, 2016 at 6:09 PM Reply

    Wah … lengkap banget nih ulasannya Dek Ica, terima kasih banyak …. Pas banget nih sebagai halak Sipirok. Tambahan informasi kita mempromosikan kopi SIPIROK dan Kopi MANDAILING, kopi unggul dari Sumatera juga sebagai kopi terbaik di dunia, serta kuliner khas … yang pasti HALAL dan TABO!

    • Khairunnisa Siregar February 16, 2016 at 9:46 PM Reply

      Makin banggalah Bang sebagai Halak Sipirok punya kopi unggul dari Sumatera sama kuliner yg enak-enak gini. Horas!

  2. TMarsyam March 19, 2016 at 5:28 PM Reply

    Baru denger sipirok. Tapi sebagai pecinta kopi juga nih (jenis KW), saya tertarik banget ingin coba. Liat aja tampilannya. Ajib.
    Terus kalo makanannya. Arsik ikan emas tuh endos jotos kayaknya.

    eh, masih diJakarta ya tempatnya? Tanjung barat jakarta bukan sih? Maklum masih baru dijakarta bang. Heheh..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: