Suprising 2016: Year End Review

Time flies. Today is the last day in 2016. What I have to say about my 2016 are suprising, marvelous, fabulous, and blessed. I still don’t have any idea what God brings to me in 2016, everything too good to be true for sure. And here are the highlights of my suprising 2016:

  • Work Life

Finally, gue bisa bertahan di kantor gue yang sekarang ini sampe satu tahun. Gue cukup nyaman di kantor yang sekarang ini, gue menikmati kerjaan gue yang sekarang walaupun kadang gue ada bosannya tapi menurut gue wajarlah. Departemen gue isinya 14 orang dan 11 orang terdiri dari perempuan-perempuan yang rata-rata seumuran. Seru, sih di kantor yang sekarang ini.

  • Traveling World

Gue selalu percaya kalo punya mimpi diiringi niat dan usaha yang kuat itu bisa bikin yang kita mimpiin itu jadi kenyataan dan itulah sering kejadian di gue. Semenjak beberapa tahun lalu gue selalu memasukkan “travel more” di resolusi gue setiap tahunnya dan Alhamdulillah gue menutup tahun selalu dengan destinasi-destinasi baru maupun lama dengan cerita-cerita seru. Kira-kira rekap tahun ini:

1. Cirebon, Januari

Pertama kalinya gue ke Cirebon, makan empal gentong, dan mendatangi tempat-tempat menarik yang ada di Cirebon seperti Gua Sunyaragi, Keraton Kasepuhan, Keraton Kacirebonan. Cerita lengkapnya di sini.


2. Dieng, Februari

Gue gak pernah suka tempat dingin waktu gue tau Dieng itu dingin gue awalnya menolak ajakan teman-teman gue. Pikiran gue berubah karena gue liat foto Batu Pandang Ratapan Angin, akhirnya gue mengiyakan ajakan mereka. Dan di Dieng juga pertama kalinya gue mau menanjak bukit, Bukit Sikunir. Gak menyesal sih karena view dari Bukit Sikunir itu memang keren. Cerita lengkapnya di sini.


3. Banda Aceh – Sabang, Maret

Sebenarnya gue merencanakan trip ini sebagai family trip keluarga gue, tetapi kondisi Nyokap yang saat itu gak memungkinkan membuat Nyokap dan Bokap gue batal ikut. Akhirnya gue membawa kedua adik dan adik sepupu gue ke Tanah Rencong. Senang banget bisa menginjakan kaki di ujung Barat Indonesia. Cerita lengkapnya di sini.


4. Lombok, April

Kali kedua ke Lombok, kali ini gue sama si travel partner favorit gue siapa lagi kalo bukan Monicha Maya Puspita. Karena gue belum punya cuti, akhirnya kami memutuskan untuk weekend getaway saja di Lombok. Gue kembali menikmati ombak dan ikan-ikan lucu di Gili Trawangan, Gili Meno, dan Gili Air di hari pertama dan di hari kedua kami menikmati pantai-pantai di Lombok Tengah.


5. Raja Ampat, Mei

It was the highlight! Pertama kalinya gue ngetrip sendirian. Nekat terbang sendiri dari Jakarta ke Sorong dan surprise banget ketemu kakak-kakak dan abang (yang ternyata hampir semua ada Bataknya) baik-baik dan menyenangkan yang akhirnya jadi travel mate sampe sekarang. Semuanya berawal dari Raja Ampatlah pokoknya, lima hari yang sangat menyenangkan. And…I also met him there! Extremely suprising! Cerita lengkapnya di sini.


6. Derawan, Mei

Hanya selang seminggu, gue akhirnya menjejakan kaki di Borneo. Semesta menakdirkan gue untuk ke Derawan hanya bermodalkan tiket karena gue menjadi salah satu peserta Meet and Trip. Di sini gue ketemu teman-teman sesama travel enthusiast yang sebagian juga merupakan travel blogger dan Bang Harry, pemilik water cottage Derawan Fisheries. Pertama kali buat gue buat berenang bareng stingless jellyfish, scuba diving, dan melihat langsung si raksasa Whaleshark. Cerita lengkapnya di sini.


7. Nusa Penida, Agustus

Gue kembali lagi ngetrip dengan geng R4, tetapi gak dengan formasi lengkap. Kami cuma punya waktu di weekend dan pilihan untuk tetap bisa jalan-jalan adalah ke Nusa Penida. Satu hari full kami habiskan untuk berkeliling pulau dan hopping beach, hari berikutnya kami snorkeling trip dari pagi sampe siang hari.


8. Via Ferrata Gunung Parang, September

Pengalaman pertama buat gue rock climbing dengan via ferrata. Terlihat mudah tapi di awal nyali gue ciut dan gue hampir menyerah. Untung aja gue curiosity gue lebih tinggi dari ketakutan gue jadilah gue bisa sampe di ketinggian 300 M dan camping di sana.


9. Pulau Harapan, Oktober

Gue udah setahun lebih gak menginjakan kaki di Kepulauan Seribu akhirnya menginjakan kaki lagi di sini karena Maya yang kangen air asin. Walaupun bukan pengalaman baru juga buat gue ke daerah sana tapi tetap aja air asin selalu menarik haha.


10. Derawan, Desember

Derawan lagi! Gue bisa ke Derawan lagi-lagi dengan kebaikan hati Bang Harry yang mengajak gue dan dua orang teman gue. Kali ini Bang Harry mengajak kami ke Danau Labuan Cermin yang bulan Mei lalu gue gak sempat datangi karena jatah unpaid leave yang terbatas. Kali kedua, di tahun yang sama tetap saja Derawan membuat gue excited.


11. Sumbawa, Desember

Trip ke Sumbawa bareng geng R4 menjadi penutup kegiatan jalan-jalan gue di tahun ini. Ngetrip sama mereka selalu dadakan (beli tiketnya) tetapi selalu heboh dan menyenangkan. Camping di Pulau Kenawa, main-main dan berenang di Air Terjun Mata Jitu di Pulau Moyo yang ternyata pernah menjadi tempat mandi Lady Diana, camping lagi di Mantar demi awan-awan, seru bangetlah pokoknya.

  • Family

The highlight is my mom survive from her cancer. Alhamdulillah banget, dua kali operasi akhirnya Nyokap gue sembuh walaupun harus suntik imun setiap 3 bulan sekali selama hidupnya. Keadaan Nyokap makin lama makin baik, bahkan Nyokap bisa umroh dan lancar-lancar aja gak ada keluhan sakit atau apapun.

  • Friends

Like I said before, Raja Ampat was suprising at all. Tahun ini gue ketemu banyak teman yang menjadi keluarga baru, seperti contoh aja geng R4. Berawal dari Raja Ampat akhirnya kami berlanjut merencanakan trip-trip lanjutan.

  • Blogging Things

Ini sih payah banget. Gue jarang banget ngepost tahun ini. Banyak banget postingan yang kepending atau yang ended up in draft doang. Gue juga udah gak sesering dulu post review restoran atau produk. Alhamdulillahnya gue masih tetap dipercaya untuk endorsement ataupun invitation beberapa acara launching atau restoran.

Jadi, begitulah review 2016 gue. Semoga tahun depan makin bahagia, banyak destinasi yang bisa gue kunjungi, banyak hal baru lagi yang gue pelajari, banyak teman yang gue dapat, dan banyak postingan yang gue hasilkan tanpa menurunkan kualitasnya. Thank you for every joy, tears, up, and down. I’m blessed. I’m ready for 2017!

Tagged: , , , , , , , , , , , , , ,

6 thoughts on “Suprising 2016: Year End Review

  1. abon January 4, 2017 at 3:20 AM Reply

    open trip lah

  2. borukaro January 6, 2017 at 3:23 PM Reply

    Semoga tahun ini list travelingnya makin banyak ya ca.

  3. Dian January 10, 2017 at 9:31 PM Reply

    Waduh sist, mantap banget sih liburan tahun ini, aduh jadi pengen liburan juga haha gokil destinasi nya banyak banget, yang wajib sih kayak nya raja ampat ya, keliatan nya asik banget haha kalo di banding gua sih ya jangan di tanya, main nya di situ-situ doang, miris lah ya

    • Khairunnisa Siregar January 11, 2017 at 8:58 PM Reply

      Raja Ampat is worth every penny! Harus banget ke sana sih apalagi mumpung belom rame-rame banget

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: