TRAVEL: Jika Ica Pergi ke Hong Kong

Setelah tahun 2016 kemarin gue hanya melangkahkan kaki di bumi Nusantara, tahun ini gue memasukkan beberapa negara di bucketlist gue dan Hongkong menjadi salah satu destinasi dalam list tersebut. Sejujurnya, bukan tahun ini aja Hong Kong masuk list gue tetapi karena satu dan lain hal akhirnya plesiran ke Hong Kong di tahun-tahun sebelumnya tertunda. Jadi, tahun ini harusnya Hong Kong udah bisa dicoret dari bucketlist.

Kenapa sih gue mau banget ke Hongkong? Gak tau kenapa ya gue penasaran banget sama negara ini. Selain karena aksesnya cukup mudah dari Jakarta dan waktu tempuh yang gak lama, ke Hongkong pun gak perlu paspor. Satu sisi gue melihat Hong Kong adalah negara modern dengan 1.223 gedung pencakar langit yang megah tapi di sisi lain Hong Kong juga negara dengan warisan budaya yang gak bisa dipandang sebelah mata. Kedua sisi yang sangat berlawanan itu sangat menarik buat gue dan gak heran juga kalo Hong Kong dibilang tempat pertemuan timur dan barat, ya karena terletak di Asia dan kental dengan kebudayaan Tiongkok tetapi karena sempat menjadi jajahan Inggris jadi terpengaruh Barat. Memang ada apa di Hong Kong? Banyak! Mau apa juga ada mulai dari city tour, wisata kuliner, wisata belanja, wisata alam, hingga wisata budaya semua bisa dilakukan di Hong Kong. Jadi kalo gue ke Hong Kong gue mau ke mana?

  • Hongkong Disneyland

Taken from here

Taken from here

Sebagai pecinta kartun-kartun dari Walt Disney, mengunjungi destinasi ini adalah kewajiban buat gue. Meski gue pecinta Disney, tapi sejujurnya gue belum pernah ke Disneyland. Hong Kong Disneyland sendiri adalah Disneyland kedua di Asia dan akan menjadi Disneyland pertama gue. Dengan luas sekitar 28 hektar satu hari adalah waktu yang ideal untuk mengunjungi themepark ini.

Hari kedua setiba gue di Hong Kong gue berencana untuk langsung mengunjungi themepark idaman gue ini dari pagi. Gue akan memulai hari gue dengan mencicipi Big Grizzly Mountain Runaway Mine Cars dan Mystic Manor, dua wahana terbaik dari Disneyland Hongkong. Siang harinya gue tentu gak akan melewatkan Disney Flight Fantasy Parade.

Taken from here

Taken from here

Selain itu gue juga mau menjajal Tarzan’s Treehouse, Jungle River Cruise, Buzz Lightyear Astro Blaster, Hyperspace Mountain, dan Hongkong Disneyland Rail Road. Lalu gue akan berfoto dan meminta tandatangan karakter-karakter Disney yang gue temui mulai dari Mulan, Aurora, Cinderella, Ariel, Buzz Lightyear, Woody, Donald Duck, hingga sang tuan rumah, Mickey Mouse dan tentu saja dengan Minnie Mouse! Malam hari wajib banget ditutup dengan menyaksikan Disney in The Stars Fireworks! Dream come true  banget rasanya kalo gue bisa menyaksikan langsung pesta kembang api khas Disneyland ini.

Taken from here

Taken from here

  • Bersantai di Pantai

Setelah sehari sebelumnya seharian menjelajah Hong Kong Disneyland, gue berniat untuk beach hopping. Mungkin gak begitu banyak orang yang plesiran ke Hong Kong dan mengunjungi pantainya. Gue mulai tertarik untuk mengunjungi Hong Kong karena pantai Hong Kong yang muncul di feed Instagram @discoverhongkong. Setelah gue cari tahu ternyata Hong Kong memiliki pantai yang oke juga untuk didatangi contohnya seperti Hung Shing Yeh Beach dan Clear Water Bay.

Taken form here

Hung Shing Yeh Beach. Taken form here


Clear Water Bay. Taken from here

Clear Water Bay. Taken from here

  • Tian Tan Buddha

Tian Tan Buddha atau lebih dikenal dengan Big Buddha adalah tujuan gue selanjutnya. Patung Buddha yang terletak di Lantau Island begitu istimewa karena ukurannya yang sangat besar dengan tinggi 34 Meter. Siapapun yang ingin melihat patung ini lebih dekat harus menaiki sekitar 268 anak tangga. Jangan dipikirin capeknya, tapi pikirin pemandangan seperti apa yang akan didapat.

Tian Tan Buddha. Taken from here

Tian Tan Buddha. Taken from here

  • The Peak

Sore menuju malam gue akan menikmati kota Hong Kong di atas ketinggian dari The Peak. Untuk mencapai The Peak tentu saja gue akan menaiki Peak Tram. Seru banget kan tuh naik tram di atas ketinggian 373 Meter.

Peak Tram. Taken from here

Peak Tram. Taken from here

Selain menikmati kota Hong Kong dari ketinggian, di The Peak kita juga bisa makan atau berbelanja karena di The Peak terdapat berbagai restoran dan pertokoan. Titik pandang The Peak pun cukup beragam, jadi kita bisa melihat pemandangan kota Hong Kong dari berbagai sisi. Siang maupun malam pemandangan dari The Peak sama menakjubkannya. Kalo gue sih, prefer pergi sore menuju malam jadi dapat dua waktu sekaligus.

The Peak siang hari. Taken from here

The Peak siang hari. Taken from here


The Peak malam hari. Taken from here

The Peak malam hari. Taken from here

  • City Tour 

Hari selanjutnya, gue akan berkeliling menikmati kehidupan di kota ini bagai warga lokal. Pagi hari mungkin seru juga kalo jalan-jalan ke Victoria Park. Lalu bisa dilanjutkan dengan melihat Clock Tower, melihat patung Bruce Lee di The Avenue of Stars, dan merasakan hingar bingar di Hollywood Road. Di Holywood Road banyak berjejer toko-toko barang antik dan barang-barang kesenian khas Tiongkok. Menarik, kan?

Victoria Park. Taken from here

Victoria Park. Taken from here


Clock Tower. Taken from here

Clock Tower. Taken from here


Avenue of Stars. Taken from here

Avenue of Stars. Taken from here


Hollywood Road. Taken from here

Hollywood Road. Taken from here

Di sela-sela perjalanan gak lupa juga gue untuk mencari cemilan lokal seperti Egg Tart, Egg Waffle, Wife Cake dan tentu saja Dim Sum! Macem ada yang kurang aja kan kalo dateng ke suatu tempat tapi gak mencoba makanan lokalnya. Selanjutnya gue akan makan makanan lokal seperti Claypot atau Wonton Noodle.

Egg Tart. Taken from here

Egg Tart. Taken from here


Egg Waffle. Taken from here

Egg Waffle. Taken from here


Wife Cake. Taken from here

Wife Cake. Taken from here

 

Dim Sum. Taken from here

Dim Sum. Taken from here


Claypot. Taken from here

Claypot. Taken from here


Wonton Noodle. Taken from here

Wonton Noodle. Taken from here

Sore harinya, gue akan mencoba salah satu coffeeshop yang sedang hits di Hong Kong yaitu Coffee Academics. Ternyata gak hanya di Jakarta, saat ini di Hong Kong pun coffeeshop mulai menjamur dan Coffee Academics adalah pelopornya. Katanya sih, coffeeshop ini termasuk dalam spot hipster di Hong Kong. Berasa warga lokal kan kalo misal nongkrong di coffeeshop ini.

Coffee Academics. Taken from here

Coffee Academics. Taken from here

Begitulah kira-kira jika seorang Ica pergi ke Hong Kong. Mulai dari themepark, wisata alam, wisata budaya, city tour sampe wisata kuliner akan gue lakukan di Hong Kong. Sebenernya masih banyak lagi yang bisa dilakukan di Hong Kong selain yang gue sebutkan di atas, tergantung preferensi masing-masing aja. Jadi, kapan ke Hong Kong?

 

Postingan ini diikutsertakan dalam kompetisi blog #WegoDiscoverHK

Advertisements

Tagged: , , , , , , , , , , , , , , , ,

7 thoughts on “TRAVEL: Jika Ica Pergi ke Hong Kong

  1. Deus March 5, 2017 at 10:34 AM Reply

    The landscape sekitar Tian Tan Buddha was stunning 😮

  2. Dyah Ayu Pamela March 5, 2017 at 9:52 PM Reply

    Hong Kong hati-hati makanan halal nya 😀

    • Khairunnisa Siregar March 6, 2017 at 8:32 AM Reply

      Iya kak bener kalo ke luar negeri memang mesti nanya nanya dulu kalo mau makan

  3. Nusantara Adhiyaksa March 15, 2017 at 5:48 PM Reply

    Jadi kepingin balik lagi ke Disneyland ….

  4. Evi May 13, 2017 at 8:01 AM Reply

    Insya Allah aku juga ke Hong Kong tahun ini. Membayangkan saja Sudah senang banget, Ca 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: