Category Archives: Food

CULINARY: Hooters Jakarta

Minggu lalu, tepatnya 9 Mei 2017 Hooters Jakarta mengadakan Grand Opening. Hooters Jakarta sendiri sebenarnya sudah beroperasi sejak Maret 2017 tetapi untuk Grand Opening baru diadakan di Mei ini. Restoran berlambang burung hantu ini terletak di Kemang, kawasan yang sudah terkenal sebagai pusat hang out kalangan muda Jakarta.

Hooters sendiri adalah restoran berkonsep sportbar yang sudah difranchise di berbagai negara. Jakarta menjadi tempat restoran pertama di Indonesia dan tentu saja beberapa bulan sebelum Hooters Jakarta resmi dibuka antusiasme dari masyarakat sudah terasa. Hooters terkenal dengan kelezatan chicken wings, keramahan para Hooters Girls, dan 15 layar HD yang menayangkan siaran olahraga dari seluruh penjuru dunia. Karena berkonsep sportbar, gak jarang Hooters sering dijadikan tempat nobar pertandingan olahraga.



Saat Grand Opening kemarin gue mencoba beberapa menu andalan Hooters, di antaranya: Continue reading

TRAVEL: Jika Ica Pergi ke Hong Kong

Setelah tahun 2016 kemarin gue hanya melangkahkan kaki di bumi Nusantara, tahun ini gue memasukkan beberapa negara di bucketlist gue dan Hongkong menjadi salah satu destinasi dalam list tersebut. Sejujurnya, bukan tahun ini aja Hong Kong masuk list gue tetapi karena satu dan lain hal akhirnya plesiran ke Hong Kong di tahun-tahun sebelumnya tertunda. Jadi, tahun ini harusnya Hong Kong udah bisa dicoret dari bucketlist.

Kenapa sih gue mau banget ke Hongkong? Gak tau kenapa ya gue penasaran banget sama negara ini. Selain karena aksesnya cukup mudah dari Jakarta dan waktu tempuh yang gak lama, ke Hongkong pun gak perlu paspor. Satu sisi gue melihat Hong Kong adalah negara modern dengan 1.223 gedung pencakar langit yang megah tapi di sisi lain Hong Kong juga negara dengan warisan budaya yang gak bisa dipandang sebelah mata. Kedua sisi yang sangat berlawanan itu sangat menarik buat gue dan gak heran juga kalo Hong Kong dibilang tempat pertemuan timur dan barat, ya karena terletak di Asia dan kental dengan kebudayaan Tiongkok tetapi karena sempat menjadi jajahan Inggris jadi terpengaruh Barat. Memang ada apa di Hong Kong? Banyak! Mau apa juga ada mulai dari city tour, wisata kuliner, wisata belanja, wisata alam, hingga wisata budaya semua bisa dilakukan di Hong Kong. Jadi kalo gue ke Hong Kong gue mau ke mana?

  • Hongkong Disneyland

Taken from here

Taken from here

Sebagai pecinta kartun-kartun dari Walt Disney, mengunjungi destinasi ini adalah kewajiban buat gue. Meski gue pecinta Disney, tapi sejujurnya gue belum pernah ke Disneyland. Hong Kong Disneyland sendiri adalah Disneyland kedua di Asia dan akan menjadi Disneyland pertama gue. Dengan luas sekitar 28 hektar satu hari adalah waktu yang ideal untuk mengunjungi themepark ini. Continue reading

TRAVEL: Kenapa Harus ke Gold Coast?

Wah, gak terasa ternyata udah November aja. Udah mau akhir tahun lagi, udah mau ganti tahun lagi, dan artinya udah mau liburan lagi! Memasuki bulan ke-11 ini, gue mencoba mereview kembali resolusi 2016 yang udah gue buat di penghujung 2015 kemarin. Apakah banyak yang tercapai atau banyak gagalnya haha. Selain mereview kembali resolusi tahun ini, gue udah mulai bersiap-siap membuat resolusi untuk 2017. Salah satu dari isi list resolusi yang akan gue buat tentu saja adalah rencana perjalanan. Setelah di 2016 gue udah mencoret beberapa tempat yang udah ada di bucket list dalam negeri, tahun depan gue maunya sih melakukan perjalanan dengan paspor lagi. Lalu, kira-kira nih ke mana tujuan gue selanjutnya? Gold Coast!

 

Gold Coast. Taken from here

Gold Coast. Taken from here

Terletak di Queensland, Gold Coast menjadi salah satu tujuan wisata yang cukup terkenal di kalangan wisatawan yang melakukan kunjungan wisata ke Australia. Gold Coast memiliki keunikan sendiri, karena matahari menyinari kota ini hampir selama setahun penuh, lebih tepatnya sekitar 300 hari. Untuk orang yang tidak cocok di cuaca dingin seperti gue, Gold Coast tentu saja sangat menarik perhatian dan menurut gue Gold Coast adalah kota yang cocok untuk menikmati musim panas di Australia. Sesuai dengan tagline “Famous for Fun”, Gold Coast memang menjadi tempat yang tepat untuk bersenang-senang dengan berbagai pesona objek wisata yang dimilikinya. Kenapa sih harus liburan musim panas ke Gold Coast? Ada apa di Gold Coast?

Continue reading

REVIEW: Cold Press ID

Semenjak gue mulai suka mencoba-coba makanan, gue merasa makanan yang gue makan jadi gak kekontrol. Mungkin itu juga yang jadi penyebab jarum timbangan gue jadi cepet banget gerak ke kanan. Karena makan ngasal dan kurang serat, pencernaan gue jadi kurang lancar. 

Mulai merasa ada yang gak beres di badan gue, gue cari tau dong. Ternyata gue butuh detoksifikasi. Akhirnya gue memutuskan untuk detoksifikasi buat membersihkan dan mereset kembali sistem pencernaan gue. Salah satu cara detoks adalah dengan mengonsumsi jus dan beruntung sekarang ada Cold Press yang membuat proses detoksifikasi lebih mudah dan praktis.

Continue reading

CULINARY: Sipirock Coffee

Sebagai boru Batak yang suka makan dan ngopi, begitu tau kalo ada kafe menyajikan makanan khas Tapanuli Selatan dan Kopi Sipirok di Jakarta tentu aja gue seneng. Seneng banget. Kafe tersebut bernama Sipirock Coffee, spelling beda tapi pronouncation sama seperti nama tempat kopi yang disajikan di sini berasal, Sipirok. Gue mesem-mesem kesenengan waktu tau nama kafe ini karena Sipirok sendiri sebenernya juga adalah kampung halaman gue.


Kemarin gue akhirnya berkesempatan ke Sipirock Coffee. Dengan waktu tempuh perjalanan selama hampir 2 jam kami sampe juga, maklum ya rumah sama lokasinya ujung ke ujung. Bang Ayub Sulaeman Pulungan, owner Sipirock Coffee, menyambut gue dengan ramah. Kami ngobrolin awal mula Sipirock Coffee terbentuk, makanan, kopi, dan tentu aja kampung halaman tercinta: Sipirok! Sipirock Coffee sendiri sebenernya udah ada sejak 3 tahun lalu. Bang Ayub sendiri yang mengonsep kafe ini dan dibantu oleh Bang Faisal Batubara di bagian kitchen. Awalnya Sipirock Coffee memang hanya tempat ngopi dan Bang Ayub memang mau mempromosikan kopi Sipirok ke masyarakat luas. Gak cuma menyajikan Kopi Sipirok dan makanan western seperti di kafe-kafe pada umumnya, Sipirock Coffee menyajikan makanan khas Tapanuli Selatan yang membuat kafe ini berbeda. Selain Kopi Sipirok dan makanan khas TapSel, tersedia juga organ tunggal yang bisa mengiringi siapapun yang mau nyanyi. Namanya juga orang Batak pasti senengnya nyanyilah ya haha. Continue reading

CULINARY: Warunk Upnormal

Siapa sih yang gak suka Indomie? Selama ini yang gue tau orang-orang sekitar gue gak ada yang gak suka Indomie, kecuali gue sendiri haha. Siapa sih yang gak pernah makan di warung Indomie? Walaupun gue gak suka Indomie gue sih sering ke warung Indomie buat beli roti bakarnya. Tapi siapa sih yang menjadikan warung Indomie sebagai tempat hang out bareng temen-temen? Mungkin aja ada tapi keknya jarang banget yang ke warung Indomie untuk hang out, ditambah lagi biasanya orang, terutama anak kos, makan di warung Indomie karena lagi tanggal tua.

Mungkin untuk yang tinggal atau sering bolak-balik Bandung udah tau tentang warung Indomie kekinian yang lagi hits banget ini: Warunk Upnormal. Warunk Upnormal sendiri awalnya ada di Bandung mulai Juni 2014 dan sekarang udah punya total 12 outlet yang tersebar di 6 kota besar di Indonesia. Beberapa waktu lalu gue ke Bandung, tapi gak sempet makan di warung ini tapi ternyata gue gak perlu nunggu harus ke Bandung dulu buat makan di Warunk Upnormal karena mereka udah punya cabang di Cempaka Putih dan Gading Serpong. Fyi, Warunk Upnormal gak mau disebut kafe atau restoran karena memang konsep dari Warunk Upnormal ini ya warung Indomie hanya lebih modern aja.  Continue reading

TRAVEL: Weekend Getaway to Cirebon-Bandung

Actually it was unplanned trip with my community partners and travel buddies, Edy and Reza. Dibilang gak disengaja banget juga gak pas sih karena kami udah ngebahas untuk ngetrip lagi beberapa hari sebelumnya, tapi belum ada tujuan tepatnya aja. Sabtu pagi itu tepatnya jam setengah 6, Reza WhatsApp gue bilang kalo dia udah di jalan menuju rumah gue. Kaget tapi masih ngantuk tapi tetep akhirnya langsung bangun dong gue . Jam 6 pas dese sampe rumah gue dan kami menuju kosan Edy di daerah Grogol. Jam 7 kami berangkat dengan tujuan finalnya ke Cirebon.

Pagi itu belum macet, ditambah lagi kami lewat tol Cipali, makin lama makin sepi aja jalanan yang kami lewati. Karena masih ngantuk, gue pun tidur. Gak ngantuk juga keknya gue selalu tidur kalo udah di jalan haha. Hanya dalam waktu 2,5 jam kami sampe di Cirebon! Waktu keluar tol agak clueless juga mau ke mana namanya juga kami ngetrip random haha. Lalu tiba-tiba tercetuslah ide untuk mengunjungi keraton-keraton yang ada di Cirebon ini. Keraton pertama yang ketiban sial beruntung didatangi kami adalah Keraton Kacirebonan, ini juga gak disengaja sih karena sebenernya kami mau ke Keraton Kasepuhan tapi ternyata kami ngelewatin Keraton Kacirebonan ini jadi destinasi pertama kami ya ke sini.

  
Continue reading