Year End Trip 2019: Russia Part 3

Pagi itu tanggal 27 Desember 2019 gue bangun jam 08:00 pagi, lihat keluar jendela ternyata masih gelap. Iyalah winter di utara Bumi ditambah lagi karena Polar Nights, matahari makin malu-malu muncul. Gue langsung ke ruang makan karena udah lapar banget.

Sarapan pagi yang berupa makanan Rusia udah siap. Gue mengambil kotleta, blinny, dan kasha. Ngobrol sebentar sama бабушка (nenek) yang masak di hotel gara-gara gue bilang gue suka kotletanya enak, gue jadi disuruh tambah lagi hahaha. Setelah makan, gue mandi, dan bersiap-siap untuk dijemput untuk trip hari itu. Pagi ini gue dijemput di halte sebrang hotel karena akan dijemput oleh bis jadi gak bisa benar-benar di depan hotel. Janji menjemput jam 10:00 ternyata ngaret hampir setengah jam. Gue yang udah menunggu di halte dari jam 09:50 jelas kedinginan. Guide hari itu namanya Vitaliy. Kesan pertama udah kurang enak karena dia setiap gue tanya bilang udah dekat tapi sampe setengah jam baru muncul di depan gue. Driver hari itu masih Anatoliy.

Setelah bis sampe, gue langsung masuk dan setengah bis udah keisi oleh rombongan lain. Pantes aja lama, pasti mereka menjemput rombongan lain dulu baru gue dijemput terakhir. Tapi ya udahlah gue gak mau banyak complain dulu saat itu. Perjalanan hari ini lebih jauh dari sebelumnya. Hari itu kami mau ke Teriberka yang berada di ujung Murmansk Oblast, tepatnya di semenanjung Laut Barent yang sangat dekat dengan Laut Arktik.

Disclaimer: Post ini dan post lain tentang Russia Trip mungkin akan jadi post-post yang panjang karena Rusia ini agak emotional buat gue hahaha dan akan gue tulis cukup detail dari yang penting sampe mungkin gak penting. Continue reading

Year End Trip 2019: Russia Part 2

“Cabin crew, prepare for landing”

Gue terbangun mendengar announcement pilot dari cokcpit. Penerbangan 00:30 sukses membuat gue tidur cukup nyenyak di pesawat milik S7 Airlines, salah satu maskapai milik Siberia. Setelah 2,5 jam terbang di atas langit negara Beruang Merah gue pun akan sampai di Murmansk, kota pelabuhan yang terletak di barat laut Rusia yang masuk ke dalam Lingkaran Arktik Utara. Gue melihat ke bawah dan semakin lama semakin jelas daratan putih yang tertutup salju.

“Дамы и господа, добро пожаловать в аэропорт Мурманска. Местное время 03:00, а температура -11°C.”

(“Ladies and gentlemen, welcome to Murmansk Airport. Local time is 03:00 and the temperature is -11°C.)

Pesawat sudah mendarat dengan sempurna setelah announcement dari pramugari barusan. Njir, di luar -11! Pantes aja saljunya tebal banget. Gue mulai membayangkan betapa dinginnya di luar sana. Di Moskow yang sebelum berangkat aja masih 3°C gue udah kedinginan apalagi –11°C.

Disclaimer: Post ini dan post lain tentang Russia Trip mungkin akan jadi post-post yang panjang karena Rusia ini agak emotional buat gue hahaha dan akan gue tulis cukup detail dari yang penting sampe mungkin gak penting. Continue reading

Year End Trip 2019: Russia Part 1

Dulu waktu kuliah, rasanya Rusia itu jauh banget. Ya memang beneran jauh sih dan ditambah tiketnya mahal, belum kejangkau sama gue yang masih mahasiswa waktu itu berasa banget jauhnya. Masukin Rusia ke bucketlist itu udah dari 2017 tapi karena satu dan lain hal akhirnya tiket CGK-DME baru bisa issued di Maret 2019. Gue dapet promo Thai Airways yang gak murah-murah banget sih sebenernya kalo dibandingkan beberapa orang yang gue liat di forum Backpacker Indonesia dapat promo Thai Airways juga. Gue dapat harga IDR 7.800.000 setelah diskon IDR 2.000.000 di Traveloka.

Disclaimer: Post ini dan post lain tentang Russia Trip mungkin akan jadi post-post yang panjang karena Rusia ini agak emotional buat gue hahaha dan akan gue tulis cukup detail dari yang penting sampe mungkin gak penting. Continue reading

Sulitkah Mengurus Visa Rusia Sendiri Tanpa Travel Agent?

Entah kenapa, gue melihat dua tahun belakangan ini mulai banyak turis Indonesia yang ke Rusia. Mungkin karena beberapa maskapai negara tetangga punya promo tiket Jakarta-Moskwa. Kalo gue sebagai lulusan Rusia UI, memang udah memasukkan Rusia ke bucketlist. Niat udah ada dari 2017, tapi karena satu dan lain hal akhirnya tiket ke Rusia untuk trip di akhir tahun baru issued di Maret 2019.

Jika kalian masuk ke Rusia lewat Saint Petersburg, tentu kalian gak perlu mengajukan visa seperti yang gue lakukan karena sekarang pemegang paspor Indonesia bisa mengajukan visa online selama masuk dan berada hanya di Saint Petersburg dan Kaliningrad Oblast. Tapi bagaimana jika masuk melalui Moskow atau kota lain selain Saint Petersburg dan Kaliningrad Oblast? Tentu harus mengajukan visa dong. Continue reading

Tujuh Hal yang Harus Dilakukan di Misool

Semenjak menginjakkan kaki di Raja Ampat Mei 2016 lalu yang gue ceritakan di sini, gue langsung jatuh cinta dan berkeinginan akan kembali ke tanah empat raja tersebut. Raja Ampat bukan sekedar Pianemo yang pernah didatangi oleh Presiden Jokowi, bukit Karst Wayag, atau resort mewah serta spot diving yang telah mendunia. Lebih dari itu, masih banyak tujuan lain di Raja Ampat yang bisa dieksplor dan tentu saja keramahan warganya selalu menarik hati untuk kembali lagi ke sana.

Umumnya, wisatawan tahu Raja Ampat hanya sekitar Pianemo dan Wayag di kepulauan Waigeo yang terletak di Raja Ampat Utara. Akses yang sudah lebih mudah dan murah daripada tahun-tahun sebelumnya dan tentu saja exposure dari social media membuat kawasan Raja Ampat Utara lebih terkenal dibanding wilayah Raja Ampat lainnya padahal masih ada tiga kepulauan besar lagi; Misool, Batanta, dan Salawati.

Misool yang terletak di Raja Ampat Selatan sudah terbayang-bayang di benak gue semenjak dua tahun lalu. Raja Ampat Utara memang menarik dan masih banyak yang belum dieksplor, tetapi Misool yang masih perawan terlihat lebih menggoda. Akses yang lebih susah dan mahal membuat Misool semakin ekslusif sekaligus menantang untuk didatangi. Continue reading

Cari Kerja Atau Pekerja? GAWEin Aja!

Jadi di kantor gue sekarang ada beberapa anak magang yang udah di tingkat akhirlah di kampusnya. Gue jadi teringat jaman gue semester 8 dulu waktu kuliah tinggal skripsian dan magang di Detik.com. Waktu itu yang gue pikirkan bakal bosen banget gak ada kegiatan kalo gak ke kampus, sedangkan ke kampus Cuma untuk bimbingan skripsi akhirnya waktu ada lowongan magang di Detik.com gue apply aja. Nah, selama magang itu selain gue mengisi waktu luang gue juga dapat pengalaman kerja itu seperti apa dan tentu aja dapat uang tambahan dari hasil kerja gue.

Gue sempat mikir, enak juga kalo ada kerjaan untuk mahasiswa yang gak mesti tiap hari masuk dan ganggu waktu kuliah tapi tetap bisa menghasilkan uang. Jaman gue kuliah beberapa teman gue udah ada yang kerja part time tapi cuma sebatas jadi pengajar di Lembaga Bimbingan Belajar atau guru private, sedangkan gue gak bisa banget buat ngajar-ngajar gitu. Waktu itu sih aplikasi pencari kerja memang udah ada tapi rata-rata yang dicari yang memang udah lulus kuliah. Jarang banget ada lowongan magang yang gue cari jaman masih mahasiswa dulu. Guepun dapat lowongan di Detikcom dari Twitter hahaha. Continue reading

Menginjakkan Kaki di Tanah Sulawesi, #JadiBisa dengan Traveloka

Libur lebaran lalu, gue berencana ke Misool. Karena dapat kabar kalo di sana cuaca buruk, akhirnya batal deh rencananya. Gak mau liburan di rumah aja, gue mencari-cari opsi lain untuk liburan. Akhirnya, Labengki dan Sombori jadi tujuan destinasi libur lebaran gue. Di mana sih letak Labengki-Sombori? Labengki dan Sombori terletak di Sulawesi Tenggara. Ini adalah kali pertama gue menginjakkan kaki di tanah Sulawesi. Gue sangat excited!

Gue memilih paket open trip karena lagi gak mau ribet atur itin dan booking sana-sini sendiri, ternyata paket open trip yang gue dapat lumayan murah juga, dan tentu aja kalo ikut open trip bakal dapet teman-teman perjalanan baru. Paket open trip gue start dari Kendari dan gue mengambil paket 4 hari 3 malam. Seperti open trip pada umumnya, harga paket di luar akomodasi penerbangan.

Setelah membaca itin yang diberikan tour leader, gue memutuskan untuk extend sehari setelah trip. Pertimbangan gue waktu itu adalah hari terakhir trip selesai jam 17:00, gue agak takut kalo nantinya ada case ngaret-ngaret dan mesti ada drama keburu-buru ke bandara atau worst casenya ketinggalan pesawat. Ditambah gue mau istirahat dulu setelah snorkeling, hopping island, dan explore Labengki-Sombori yang dari Kendari sendiri sekitar 4 jam perjalanan laut. Kebayang kan capeknya kek apa kalo langsung pulang hari itu juga? Continue reading

BEAUTY: Mineral Botanica

Jadi ceritanya gue pertama kali kenal brand ini dari Jelly, teman gue di kantor lama. Waktu itu gue cuma tau brand ini brand make up lokal dan gue suka banget sih sama Soft Matte Lip Creamnya sampe sekarang pun gue masih repurchase. Nah, beberapa waktu lalu gue baru ngeh kalo Mineral Botanica juga punya produk selain make up. Akhirnya gue cobalah beberapa produk lain dari Mineral Botanica. Apa aja sih produk Mineral Botanica yang gue coba?

  • Mineral Botanica Foaming Facial Wash

Mineral Botanica Foaming Facial Wash ini merupakan produk skincare terbaru dari Mineral Botanica yang sebelumnya mengeluarkan Facial Foam dan Facial Wash. Bisa dibilang Mineral Botanica Foaming Facial Wash adalah paket lengkap yang nggak cuma membersihkan wajah, tapi juga bisa mengangkat kotoran serta mengontrol minyak berlebih pada wajah. Cocok, nih buat yang punya tipe kulit cenderung berminyak kek gue.

Continue reading

J-Sky Ferris Wheel: Sensasi Menikmati Jakarta di Ketinggian 69 Meter

Ada yang suka ke themepark atau amusement park? Kalo gue sih suka banget apalagi kalo naik kincir ria atau yang dalam Bahasa Inggris disebut ferris wheel. Sabtu lalu gue bermain-main ke daerah timur Jakarta, tepatnya di Cakung. Ada apa sih di sana? Karena akhirnya hari yang gue tunggu dateng juga! Di lantai 3 Mall AEON Cakung yang baru buka akhir September lalu berdiri J-Sky Ferris Wheel.

J-Sky Ferris Wheel ini memiliki ketinggian 69 meter, berdiamter 50 meter, dan terdiri dari 32 gondola yang juga bisa dinikmati oleh teman-teman yang berkebutuhan khusus. Gondola-gondola ini saat ini berwarna senada, namun nantinya tidak akan menutup kemungkinan untuk dikembangkan menjadi gondola tematik. PT Momozen Amusement Indonesia yang merupakan perusahaan Jepang dengan spesialisasi bisnis dunia hiburan bertanggung jawab untuk wahana, pelayanan, dan perawatannya. Continue reading

Tak Hanya Wakatobi, Kamu Pun Harus ke Labengki dan Sombori!

DISCLAIMER: Artikel ini sudah dipublish di Blog Traveloka

Kota Kendari memang terkenal sebagai pintu masuk ke Wakatobi, “surga bawah laut” di Sulawesi Tenggara. Wakatobi menarik wisatawan dengan taman nasional yang menempati salah satu posisi prioritas tertinggi dari konservasi laut di Indonesia. Namun, apakah hanya kawasan itu yang menjadi tujuan wisata? Tidak. Nyatanya, ada beberapa pulau yang ternyata tak kalah menakjubkan dari Wakatobi.

Libur Lebaran kemarin, saya berencana untuk traveling. Awalnya, saya berencana ke Pulau Misool, salah satu pulau besar di Raja Ampat, namun batal karena cuaca buruk yang dikabarkan oleh pihak penginapan. Tak ingin pasrah karena hampir tak jadi jalan-jalan, saya langsung mencari alternatif destinasi wisata di kawasan Indonesia bagian timur. Setelah mencari informasi di internet, saya menemukan paket open trip ke Labengki – Sombori.

Mungkin Labengki dan Sombori masih belum banyak dikenal wisatawan lokal, termasuk saya. Oleh karena itu, saya semakin penasaran melihat itinerary perjalanan yang ternyata cukup menarik. Setelah mantap menjadikan Labengki dan Sombori sebagai destinasi liburan kali ini, saya segera menghubungi operator jasa open trip dan memesan tiket pesawat. “Benar-benar rencana traveling yang mendadak!” pikir saya dalam hati. Continue reading