Menginjakkan Kaki di Tanah Sulawesi, #JadiBisa dengan Traveloka

Libur lebaran lalu, gue berencana ke Misool. Karena dapat kabar kalo di sana cuaca buruk, akhirnya batal deh rencananya. Gak mau liburan di rumah aja, gue mencari-cari opsi lain untuk liburan. Akhirnya, Labengki dan Sombori jadi tujuan destinasi libur lebaran gue. Di mana sih letak Labengki-Sombori? Labengki dan Sombori terletak di Sulawesi Tenggara. Ini adalah kali pertama gue menginjakkan kaki di tanah Sulawesi. Gue sangat excited!

Gue memilih paket open trip karena lagi gak mau ribet atur itin dan booking sana-sini sendiri, ternyata paket open trip yang gue dapat lumayan murah juga, dan tentu aja kalo ikut open trip bakal dapet teman-teman perjalanan baru. Paket open trip gue start dari Kendari dan gue mengambil paket 4 hari 3 malam. Seperti open trip pada umumnya, harga paket di luar akomodasi penerbangan.

Setelah membaca itin yang diberikan tour leader, gue memutuskan untuk extend sehari setelah trip. Pertimbangan gue waktu itu adalah hari terakhir trip selesai jam 17:00, gue agak takut kalo nantinya ada case ngaret-ngaret dan mesti ada drama keburu-buru ke bandara atau worst casenya ketinggalan pesawat. Ditambah gue mau istirahat dulu setelah snorkeling, hopping island, dan explore Labengki-Sombori yang dari Kendari sendiri sekitar 4 jam perjalanan laut. Kebayang kan capeknya kek apa kalo langsung pulang hari itu juga? Continue reading

Advertisements

BEAUTY: Mineral Botanica

Jadi ceritanya gue pertama kali kenal brand ini dari Jelly, teman gue di kantor lama. Waktu itu gue cuma tau brand ini brand make up lokal dan gue suka banget sih sama Soft Matte Lip Creamnya sampe sekarang pun gue masih repurchase. Nah, beberapa waktu lalu gue baru ngeh kalo Mineral Botanica juga punya produk selain make up. Akhirnya gue cobalah beberapa produk lain dari Mineral Botanica. Apa aja sih produk Mineral Botanica yang gue coba?

  • Mineral Botanica Foaming Facial Wash

Mineral Botanica Foaming Facial Wash ini merupakan produk skincare terbaru dari Mineral Botanica yang sebelumnya mengeluarkan Facial Foam dan Facial Wash. Bisa dibilang Mineral Botanica Foaming Facial Wash adalah paket lengkap yang nggak cuma membersihkan wajah, tapi juga bisa mengangkat kotoran serta mengontrol minyak berlebih pada wajah. Cocok, nih buat yang punya tipe kulit cenderung berminyak kek gue.

Continue reading

J-Sky Ferris Wheel: Sensasi Menikmati Jakarta di Ketinggian 69 Meter

Ada yang suka ke themepark atau amusement park? Kalo gue sih suka banget apalagi kalo naik kincir ria atau yang dalam Bahasa Inggris disebut ferris wheel. Sabtu lalu gue bermain-main ke daerah timur Jakarta, tepatnya di Cakung. Ada apa sih di sana? Karena akhirnya hari yang gue tunggu dateng juga! Di lantai 3 Mall AEON Cakung yang baru buka akhir September lalu berdiri J-Sky Ferris Wheel.

J-Sky Ferris Wheel ini memiliki ketinggian 69 meter, berdiamter 50 meter, dan terdiri dari 32 gondola yang juga bisa dinikmati oleh teman-teman yang berkebutuhan khusus. Gondola-gondola ini saat ini berwarna senada, namun nantinya tidak akan menutup kemungkinan untuk dikembangkan menjadi gondola tematik. PT Momozen Amusement Indonesia yang merupakan perusahaan Jepang dengan spesialisasi bisnis dunia hiburan bertanggung jawab untuk wahana, pelayanan, dan perawatannya. Continue reading

Tak Hanya Wakatobi, Kamu Pun Harus ke Labengki dan Sombori!

DISCLAIMER: Artikel ini sudah dipublish di Blog Traveloka

Kota Kendari memang terkenal sebagai pintu masuk ke Wakatobi, “surga bawah laut” di Sulawesi Tenggara. Wakatobi menarik wisatawan dengan taman nasional yang menempati salah satu posisi prioritas tertinggi dari konservasi laut di Indonesia. Namun, apakah hanya kawasan itu yang menjadi tujuan wisata? Tidak. Nyatanya, ada beberapa pulau yang ternyata tak kalah menakjubkan dari Wakatobi.

Libur Lebaran kemarin, saya berencana untuk traveling. Awalnya, saya berencana ke Pulau Misool, salah satu pulau besar di Raja Ampat, namun batal karena cuaca buruk yang dikabarkan oleh pihak penginapan. Tak ingin pasrah karena hampir tak jadi jalan-jalan, saya langsung mencari alternatif destinasi wisata di kawasan Indonesia bagian timur. Setelah mencari informasi di internet, saya menemukan paket open trip ke Labengki – Sombori.

Mungkin Labengki dan Sombori masih belum banyak dikenal wisatawan lokal, termasuk saya. Oleh karena itu, saya semakin penasaran melihat itinerary perjalanan yang ternyata cukup menarik. Setelah mantap menjadikan Labengki dan Sombori sebagai destinasi liburan kali ini, saya segera menghubungi operator jasa open trip dan memesan tiket pesawat. “Benar-benar rencana traveling yang mendadak!” pikir saya dalam hati. Continue reading

TRAVEL: Flores Trip Part 1

Sebenernya gue mau ke Flores udah dari tahun lalu waktu galau-galau Raja Ampat atau Flores, akhirnya milih Raja Ampat dulu. Flores jadi trip pertama gue di 2017 dan gak nyesel sih karena seminggu di Flores gue agak nyantai gak keburu-buru walaupun pada akhirnya gue gak jadi overland sampe ke Ende. Flores ini adalah solo trip gue kedua setelah Raja Ampat. Kenapa solo trip? Karena gue males nunggu ada temennya jadi selagi bisa jalan, ya gue jalan aja hahaha. Seminggu di Flores ke mana aja?

Jadi, gue berangkat dari Jakarta tanggal 27 April transit di Bali 5 jam. Gue bingung mau ke mana akhirnya gue ke Pandawa cuma cek ombak doang akhirnya balik lagi ke Ngurah Rai hahaha.

Jam 14:45 pesawat take off dan gue baru sampe di Bandara Komodo Labuan Bajo jam 15:30. Sebenernya gue sailing baru tanggal 28 April, tapi karena sailing itu mulai dari pagi jadilah gue memutuskan untuk stay di Labuan Bajo sehari sebelumnya. Malam pertama di Labuan Bajo gue menginap di Ciao Hostel dan gue dijemput pihak hostel dari bandara. Gratis. Kenapa gue memilih Ciao Hostel? Karena reviewnya bagus, harganya affordable banget cuma Rp 150.000, ada dorm khusus perempuan yang maksimal 6 orang dan gue cuma buat tidur semalam jadi gak perlu hotel bintang dulu. Selain itu, Ciao Hostel ini letaknya di atas bukit dan view dari hostel ini bagus banget makanya gue memutuskan untuk menginap di sini aja.

Jam 16:00 gue udah sampe Ciao Hostel, selesai check in gue diantar ke kamar dan di kamar itu cuma gue yang orang Indonesia. Gue sekamar sama tiga orang Jerman, 1 orang Belanda, dan 1 orang Malaysia yang awalnya gue kira orang Indonesia.

Si orang Malaysia ini awalnya ngira gue orang Malaysia hahaha. Gue ngobrol sebentar sama dia dan ternyata dia juga sendirian ke Flores. Kita berdua sama-sama kaget karena gak biasanya orang Indonesia atau Malaysia solo trip hahaha. Continue reading

TRAVEL: Derawan Lagi!

Awal Desember lalu, gue balik ke Derawan. Kali ini sama Chacha dan Efa. Hari pertama di Derawan kami dibawa Bang Harry, owner Derawan Fisheries, ke destinasi baru yang belom pernah gue kunjungi di trip gue sebelumnya.

Pagi-pagi banget jam 04:00, kami dibangunin dan langsung siap-siap jalan. Kenapa pagi banget? Karena kami mau ke Danau Labuan Cermin! Danau ini letaknya di Biduk-biduk, sekitar 4 jam perjalanan laut makanya kalo ke sana mesti dari pagi dan ditambah kami mau mengejar whaleshark yang adanya cuma di pagi hari.

Sekitar jam 07:00 pagi kami udah di bagan dan udah ada dua whaleshark. Gue yang over excited langsung nyebur. Chacha sama Efa masih di atas kapal. Sumpah ya, gue doang ternyata yang berenang sama dua raksasa itu. Gak lama akhirnya Bang Erwin nyusul turun karena mau ambil foto si raksasa. Awalnya ya takut tapi lama-lama biasa aja. Whaleshark gak buas kek hiu tapi tetep aja jangan berenang terlalu dekat karena mereka sebenarnya satwa yang dilindungi. Jarak amannya ya dua meterlah. Jangan dipegang juga apalagi dipeluk kek cover in-flight magazine salah satu maskapai beberapa waktu lalu.

Continue reading

EVENT: #7MissionsBNI 2017

Sabtu kemaren tepatnya 5 Agustus 2017, gue terpilih sebagai salah satu dari 70 peserta #7MissionsBNI. Apa sih #7MissionsBNI? Event ini adalah salah satu acara dalam rangka memperingati HUT BNI ke-71 yang jatuh pada tanggal 5 Juli. Ngapain aja di #7MissionsBNI? Di #7MissionsBNI 70 peserta yang terdiri dari 50 nasabah dan 20 pegawai BNI dibagi dalam 10 tim yang bersama-sama menyelesaikan 7 misi di 7 tempat berbeda di area Jakarta selama 7 jam. Seru kan tuh.

Gue dapet info dari grup line iPhonesia dan langsung tertarik jadilah gue daftar begitu dapet info. Gue kasih tau Bang Yaya juga dan dese ikutan daftar. Kami berdua abis daftar lupa kapan pengumuman sampe satu malam ada notif di Instagram kalo kami berdua kepilih jadi peserta #7MissionsBNI dan bahkan ada di tim yang sama, yaitu Griya.

Sebelumnya, kami dibuatkan grup WhatsApp oleh panitia biar kenal teman-teman satu tim. Kami bikin grup per tim dan mulai diskusi pake baju warna apa. Akhirnya kami sepakat warna hijau jadi warna baju tim kami. Continue reading